Bandar Lampung

Melisa dan Andieni Putri Olivia Arifin dari Komunitas Gemar Literasi Jajaki Kolaborasi dengan Stoa Coffee Books

Melisa dan Andieni Putri Olivia Arifin dari Komunitas Gemar Literasi Jajaki Kolaborasi dengan Stoa Coffee Books

Komunitas Gemar Literasi jajaki kolaborasi dengan pemilik Stoa Coffee Books, Dea (tengah). | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Komunitas Gemar Literasi yang diwakili oleh Melisa dan Andieni Putri Olivia Arifin melakukan kunjungan kedua setelah Soft Opening ke Stoa Coffee Books yang berlokasi di Jalan Pagaralam Nomor 88.

Dalam kunjungan tersebut, Melisa dan Andieni berkesempatan bertemu dan berdiskusi secara langsung dengan pemilik Stoa Coffee Books, Dea Laras Ravita.

Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta menjajaki peluang kolaborasi dalam mendukung pengembangan budaya literasi pada masyarakat Bandar Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, Melisa dan Andieni turut menjelaskan latar belakang berdirinya Komunitas Gemar Literasi.

Komunitas ini dibentuk sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat, inspirasi, serta kegemaran membaca melalui berbagai kegiatan literasi yang positif dan edukatif.

Gemar Literasi sendiri didirikan oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bandar Lampung yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan budaya baca di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Melisa menjelaskan bahwa visi Gemar Literasi adalah membangun generasi yang mencintai literasi dan menjadikan membaca sebagai bagian dari gaya hidup.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Gemar Literasi memiliki beberapa misi, di antaranya mengembangkan budaya gemar membaca melalui kegiatan diskusi buku, berbagi pengetahuan (sharing keilmuan), serta menyediakan wadah bagi para pemuda untuk berkumpul, bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan meningkatkan kreativitas.

Melalui berbagai program yang dijalankan, Gemar Literasi berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya belajar dan literasi di Kota Bandar Lampung.

Dea pun  menjelaskan bahwa hadirnya Stoa Coffee Books dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya minat dan aktivitas literasi di Kota Bandar Lampung.

Hal ini terlihat dari bertumbuhnya berbagai komunitas baca dan komunitas literasi yang aktif menyelenggarakan kegiatan edukatif di tengah masyarakat.

Namun, tidak sedikit komunitas tersebut yang masih menghadapi kendala dalam memperoleh wadah atau tempat yang representatif untuk melaksanakan berbagai kegiatan literasi.

Menurutnya, kebutuhan akan ruang yang nyaman dan mendukung kegiatan literasi menjadi salah satu alasan didirikannya Stoa Coffee Books.

Selama ini, komunitas-komunitas literasi, termasuk Gemar Literasi, kerap mengalami kesulitan dalam mencari lokasi untuk menyelenggarakan kegiatan seperti bedah buku, diskusi, talk show, seminar, maupun kegiatan literasi lainnya.

Melalui kunjungan tersebut, Melisa sebagai ketua Komunitas Gemar Literasi dan Andieni Putri Olivia Arifin sebagai penanggung Jawab Divisi Internal  menyampaikan harapan mereka untuk dapat menjalin kolaborasi dengan Stoa Coffee Books dalam penyelenggaraan berbagai program literasi ke depannya.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan budaya baca, memperluas akses literasi, serta menghadirkan ruang yang inspiratif bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Bandar Lampung.

Stoa Coffee Books mengusung konsep coffee bernuansa literasi. Hal ini terlihat dari tersedianya berbagai koleksi buku fiksi dan nonfiksi yang dapat dibaca oleh para pengunjung. Buku-buku yang dipajang di rak merupakan karya-karya best seller yang dipilih sesuai dengan perkembangan zaman dan minat pembaca saat ini.

Dengan konsep tersebut, pengunjung tidak hanya dapat menikmati makanan dan minuman yang tersedia, tetapi juga memperoleh wawasan serta pengetahuan baru melalui berbagai bahan  bacaan yang disediakan.

Konsep ini diharapkan dapat menjadikan kafe sebagai ruang yang nyaman untuk belajar, berdiskusi, dan menumbuhkan budaya literasi di  masyarakat.

Selain menawarkan suasana literasi yang nyaman, Stoa Books juga memberikan pengalaman yang berbeda bagi para pengunjung.

Di tempat ini, pengunjung dapat belajar mengenai dunia kopi secara langsung dari para barista, mulai dari proses penyeduhan hingga cara menciptakan minuman kopi yang nikmat.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus menemani aktivitas membaca buku maupun bersantai.

Tidak hanya itu, Stoa Books juga menyediakan fasilitas pemutar piringan hitam (vinyl player) yang memungkinkan pengunjung menikmati alunan musik dengan nuansa klasik dan hangat.

Kehadiran fasilitas ini semakin memperkaya suasana kafe, sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk berbincang, berdiskusi, bertukar ide, maupun menikmati waktu bersama komunitas dan teman-teman. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda