Pelatihan penulisan esai. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sejumlah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung (Unila) mengikuti Pelatihan Penulisan Esai kemarin di aula Gedung A kampus setempat. Hadir sebagai narasumber jurnalis Adian Saputra.
Acara diadakan Balai Bahasa Provinsi Lampung bekerja sama dengan Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung.
Ini sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi dan keterampilan akademik.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami teknik penulisan yang baik sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan sistematis melalui karya tulis.
Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis, kemampuan menulis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki.
Tidak hanya sebagai sarana mengekspresikan ide dan gagasan, keterampilan menulis juga menjadi bekal dalam menyelesaikan berbagai tugas akademik, penelitian, hingga penyusunan bahan ajar sebagai calon pendidik.
Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai cara menyusun esai yang terstruktur, menarik, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan.
Selain itu, mahasiswa juga diajak untuk memahami pentingnya mengembangkan ide, membangun argumentasi yang kuat, serta menyampaikan gagasan secara efektif melalui tulisan.
Salah seorang mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis, Putu, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan motivasi baru untuk lebih aktif menulis dan mengembangkan kemampuan literasi.
Menurutnya, kemampuan menulis tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui proses belajar dan latihan yang berkelanjutan.
“Kemampuan menulis itu tidak datang secara instan, melainkan tumbuh dari kebiasaan dan kemauan untuk terus berlatih,” kata dia.
Pelatihan yang berlangsung secara interaktif ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan mempraktikkan langsung teknik penulisan yang telah dipelajari.
Pendekatan tersebut membantu mahasiswa memahami struktur esai dengan lebih baik serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menuangkan ide ke dalam tulisan.
Selain menambah wawasan tentang dunia kepenulisan, kegiatan ini juga membuka pandangan mahasiswa mengenai pentingnya literasi dalam kehidupan akademik maupun profesional.
Menulis tidak hanya dipandang sebagai tugas perkuliahan, tetapi juga sebagai sarana untuk berbagi pengetahuan, menyampaikan gagasan, dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Lampung diharapkan semakin termotivasi untuk menghasilkan karya tulis yang berkualitas serta terus mengembangkan budaya literasi di lingkungan kampus.
Dengan kemampuan menulis yang baik, calon pendidik tidak hanya mampu menyampaikan pengetahuan secara efektif, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mendorong lahirnya generasi yang kritis dan kreatif. [Helen Meldiana]

Tinggalkan Komentar Anda