Ade Utami Ibnu
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Di tengah derasnya arus media sosial dan perkembangan AI, budaya literasi menghadapi tantangan yang semakin besar.
Mulai dari menurunnya penjualan buku cetak, maraknya pembajakan buku, hingga kebiasaan konsumsi informasi serbainstan menjadi perhatian serius dunia penerbitan saat ini.
Dalam agenda Hari Aspirasi Fraksi PKS DPRD Lampung, Ikapi Lampung menyampaikan pentingnya menjaga budaya membaca kritis dan memperkuat ekosistem literasi daerah bersama pemerintah, sekolah, komunitas, dan penerbit lokal.
“Buku tetap menjadi medium pengetahuan yang lebih dapat dipertanggungjawabkan di tengah derasnya arus informasi digital.”
Wakil Ketua Komisi I DPRD Lampung Fraksi PKS, Ade Utami Ibnu menegaskan bahwa penguatan literasi bukan sekadar soal membaca, tetapi bagian penting dalam pembangunan kualitas manusia dan ketahanan masyarakat menghadapi era digital.
Mari bersama membangun generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu melahirkan karya, gagasan, dan pemikiran kritis untuk masa depan Lampung yang lebih baik. []

Tinggalkan Komentar Anda