Hardiknas di SMKN 1 Terbanggi Besar. | Dokumentasi
WARTALAMPUNG.ID, PONCOWATI – SMKN 1 Terbanggi Besar melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Senin, 4/4/2026 di lapangan sekolah.
Upacara diikuti oleh seluruh warga sekolah dengan petugas upacara terdiri dari Bapak Ibu guru dan staf tata usaha. Keterlibatan tenaga pendidik dan kependidikan sebagai petugas upacara menjadi wujud keteladanan bagi peserta didik dalam memaknai pentingnya pendidikan.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, YB. Santosa, Waka Kurikulum, yang dalam kesempatan tersebut membacakan pidato resmi dari Abdul Muti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Upacara berlangsung dengan khidmat, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh penghormatan.
Dalam pidato yang dibacakan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, dan keterampilan abad ke-21.
Pidato tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas. Selain itu, dunia pendidikan diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dan inovasi pembelajaran.
Momentum Hardiknas juga menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah hak seluruh warga negara, sehingga perlu adanya upaya bersama untuk memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas.
Made Rama Ananda Restu, siswa Prodi Bisnis Retail menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara Hardiknas memberikan kesan mendalam.
Melalui pelaksanaan upacara ini, Umi Tarsih, Kepala Sekolah, berharap seluruh warga sekolah dapat semakin menyadari pentingnya peran pendidikan dalam membentuk masa depan generasi bangsa.
Kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga sebagai momentum untuk meneladani prinsip Ki Hadjar Dewantara dalam memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan, kedisiplinan, serta semangat belajar di lingkungan sekolah.
Upacara ditutup dengan suasana yang tertib dan penuh makna. [Maya]

Tinggalkan Komentar Anda