Salat minta hujan di SMKN 1 Terbanggi Besar. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Poncowati – Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMKN 1 Terbanggi Besar, Jumat pagi (11/9/2026), saat warga sekolah melaksanakan Salat Istisqa secara berjamaah di lapangan sekolah.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT, memohon rahmat, keberkahan, serta pertolongan-Nya dalam menghadapi musim kemarau dan berbagai kondisi alam yang terjadi.
Pelaksanaan salat ini merupakan tindak lanjut imbauan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung kepada satuan pendidikan SMA/SMK/SLB se-Provinsi Lampung untuk mengawali pembelajaran tatap muka dengan salat istisqa secara berjamaah di lingkungan sekolah masing-masing.
Sejak pagi, warga sekolah telah berkumpul di lapangan dengan membawa perlengkapan salat. Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib. Bertindak sebagai imam, Sutrisno, guru Bahasa Indonesia, memimpin pelaksanaan salat.
Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Diso Yuli Prasojo, Guru Pendidikan Agama Islam.
“Di tengah kondisi alam yang kita hadapi, kita perlu menyadari bahwa manusia memiliki keterbatasan. Karena itu, selain melakukan ikhtiar secara nyata, kita juga perlu memperkuat doa dan ketakwaan,” ajak Diso.
Pembina Rohis, Titin Aditya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda keagamaan, tetapi menjadi ruang bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pelaksanaan salat juga menjadi kesempatan untuk membangun kebersamaan di lingkungan sekolah. Guru dan siswa berdiri dalam satu barisan, bersama-sama menundukkan diri dan memanjatkan doa dengan harapan agar Allah SWT memberikan rahmat, keberkahan, serta kebaikan bagi seluruh masyarakat.
Kepala SMKN 1 Terbanggi Besar, Umi Tarsih, menyampaikan bahwa melalui salat ini, keluarga besar SMKN 1 Terbanggi Besar berharap doa yang dipanjatkan bersama menjadi bagian dari ikhtiar untuk memohon turunnya rahmat Allah SWT serta keselamatan dan kebaikan bagi seluruh masyarakat.
“Mari kita belajar menjadi pribadi yang lebih bersyukur, peduli terhadap lingkungan, serta senantiasa memohon pertolongan Allah dalam setiap keadaan” ujarnya.
Keisya, salah satu siswa mengaku senang dapat mengikuti Salat Istisqa bersama seluruh warga sekolah.
“Semoga doa yang kami panjatkan bersama mendapat keberkahan dari Allah SWT,” ungkap Keisya.
Setelah rangkaian ibadah selesai, warga sekolah juga melanjutkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memastikan kebersihan ruang kelas dan lingkungan sekolah sebelum kegiatan pembelajaran dimulai, sebagaimana imbauan dalam surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. [Maya]

Tinggalkan Komentar Anda