Bersih-bersih drainase
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Semangat peringatan Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April dengan tema “Kekuatan Kita, Planet Kita” (Our Power, Our Planet) terasa nyata di lingkungan Masjid Miftahul Jannah, Rajabasa Raya.
Pada Ahad pagi (26/4), jamaah masjid bersama warga RT 08 LK 1 bergotong royong memperbaiki drainase dan melancarkan aliran air sepanjang kurang lebih 200 meter di Jalan Bhayangkara, Rajabasa Raya.
Kegiatan ini melibatkan puluhan warga lintas usia, mulai dari pemuda, bapak-bapak, hingga pengurus masjid. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong, mereka membersihkan sedimentasi, sampah, serta memperbaiki struktur saluran air yang tersumbat.
Ketua Masjid Miftahul Jannah, Eko Erwanto, bahkan turut langsung turun ke lapangan membersihkan selokan bersama warga. Ia menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan bersama.
“Hari Bumi mengingatkan kita bahwa menjaga lingkungan bukan tugas pemerintah saja, tapi tanggung jawab kita semua. Apa yang kita lakukan hari ini mungkin sederhana, tapi dampaknya bisa dirasakan banyak orang,” ujar Eko Erwanto di sela kegiatan.
Senada dengan itu, Sekretaris Masjid, Sabiqul Iman, menekankan bahwa gotong royong ini juga memiliki dampak strategis dalam mengurangi potensi genangan dan banjir yang belakangan semakin sering terjadi di Bandar Lampung.
“Dengan normalisasi drainase sepanjang 200 meter ini, kita membantu memperlancar aliran air saat hujan deras. Ini langkah kecil, tapi jika dilakukan bersama dan berkelanjutan, bisa menjadi bagian dari solusi mengurangi banjir di kota kita,” jelas Sabiqul Iman.
Data di lapangan menunjukkan bahwa salah satu penyebab utama genangan di kawasan ini adalah tersumbatnya saluran air akibat sampah dan endapan tanah. Melalui kegiatan ini, aliran air yang sebelumnya terhambat kini kembali lancar, sehingga potensi genangan dapat diminimalisir.
Lebih dari itu, aksi gotong royong ini juga menjadi bentuk dukungan nyata masyarakat terhadap upaya Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mengantisipasi banjir.
Kehangatan kebersamaan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Canda, kerja sama, dan semangat saling membantu menjadi energi tersendiri yang memperkuat ikatan sosial antarwarga.
Di tengah tantangan perubahan lingkungan dan cuaca ekstrem, aksi sederhana seperti ini menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar ada pada kebersamaan. Dari selokan kecil yang dibersihkan bersama, harapan akan lingkungan yang lebih baik pun mengalir. []

Tinggalkan Komentar Anda