Politik

Kawal 483 Aspirasi Rakyat, Ahmad Giri Akbar Desak Penuntasan PSN Irigasi di Musrenbang Lampung

Kawal 483 Aspirasi Rakyat, Ahmad Giri Akbar Desak Penuntasan PSN Irigasi di Musrenbang Lampung

Ahmad Giri Akbar. | Ferdi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2026 di Balai Keratun, Senin (13/4).

Pertemuan ini menjadi fondasi krusial bagi penyusunan Rencana Kerja Daerah (RKD) tahun 2027.

Dari sisi legislatif, Giri mengungkapkan telah menghimpun sedikitnya 483 usulan masyarakat yang dirumuskan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Meski mengapresiasi sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, ia mendorong adanya pembahasan yang lebih mendalam untuk menggali potensi spesifik setiap daerah di Lampung.

Fokus utama Giri tertuju pada sektor pertanian, di mana ia mendesak percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN), khususnya sistem irigasi Bendungan Way Sekampung dan Margatiga.

Menurutnya, infrastruktur ini adalah kunci untuk memutus rantai masalah ketimpangan produksi.

“Irigasi masih menjadi kendala utama. Kita sering menghadapi banjir saat musim hujan dan kekeringan ekstrem saat kemarau. Kami berharap pemerintah pusat melalui Bappenas memberikan perhatian khusus agar proyek ini segera tuntas demi produktivitas petani kita,” tegas Giri.

Melalui Musrenbang ini, ia berharap perencanaan tahun 2027 mampu menjawab tantangan nyata di lapangan dan memberikan dampak kesejahteraan yang langsung dirasakan oleh masyarakat Lampung.

Giri juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah daerah dan pusat.

Giri menggarisbawahi beberapa poin strategis demi optimalisasi pembangunan di Bumi Ruwa Jurai. Beliau menekankan bahwa penyusunan rencana kerja tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus selaras dengan visi besar pembangunan nasional agar tercipta efektivitas di lapangan.

Selain masalah sinkronisasi, Giri juga menyoroti aspek efisiensi penggunaan anggaran. Ia mengingatkan agar setiap alokasi dana dalam RKD 2027 nantinya benar-benar berfokus pada program prioritas yang menyentuh kepentingan masyarakat luas, mulai dari peningkatan infrastruktur hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

“Perencanaan yang kita susun hari ini melalui Musrenbang adalah penentu arah masa depan Lampung. Kita harus memastikan setiap rupiah yang dianggarkan memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan warga,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan rumusan perencanaan yang lebih matang, transparan, dan akuntabel, guna menjawab tantangan pembangunan Provinsi Lampung di tahun-tahun mendatang. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda