Bandar Lampung

Makmurkan Ramadan, Rektor dan Sivitas Akademika Universitas Teknokrat Indonesia Salat Tarawih Berjamaah di Masjid Asmaul Yusuf

Makmurkan Ramadan, Rektor dan Sivitas Akademika Universitas Teknokrat Indonesia Salat Tarawih Berjamaah di Masjid Asmaul Yusuf

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Memasuki malam ke-13 Ramadan, Senin malam, 2/3/2026, suasana religius menyelimuti Masjid Asmaul Yusuf Universitas Teknokrat Indonesia (UTI).

Pimpinan universitas bersama dosen dan mahasiswa bersatu dalam barisan saf untuk melaksanakan salat isya dan tarawih berjamaah guna mempererat tali silaturahmi serta memakmurkan masjid kampus di bulan suci ini.

Kegiatan ibadah ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. HM Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A. Kehadiran beliau didampingi oleh jajaran pimpinan lainnya, di antaranya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Dekan FTIK, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FTIK.

Tak hanya jajaran pimpinan, para dosen dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) juga turut hadir memberikan teladan bagi para mahasiswa.

Peserta jamaah juga diramaikan oleh pengurus BEM & HIMA FTIK, UKMI Ar-Rahman, serta para mahasiswa penerima beasiswa KIP-K dan Beasiswa Yayasan (Ibatek).

Puasa Madrasah Kesabaran

Salah satu momen yang dinantikan dalam rangkaian ibadah malam tersebut adalah penyampaian Kultum Ramadan. Tadi malam, Muhammad Irfan, mahasiswa dari Program Studi S1 Teknik Komputer, berkesempatan memberikan tausiyah bertajuk “Melatih Kesabaran dengan Berpuasa”.

Dalam paparannya, Irfan menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan media bagi umat Muslim untuk meningkatkan derajat ketakwaan melalui latihan kesabaran.

“Sebagaimana sabda Rasulullah saw, puasa adalah separuh dari kesabaran. Dengan berpuasa, kita dididik untuk selalu merasa diawasi oleh Allah swt (muraqabah) baik dalam keadaan sepi maupun ramai,” ujar Irfan di hadapan jamaah.

Ia juga mengutip pandangan Syekh Muhammad Ali As-Shabuni yang menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk jiwa yang bersih dan bertakwa, yang menjauhkan diri dari segala yang diharamkan Allah karena rasa takut dan cinta kepada-Nya.

Kegiatan salat tarawih berjamaah ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Teknokrat Indonesia sebagai Kampus Terbaik di Lampung dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual di bidang teknologi, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kokoh.

Rektor menambahkan, kehidupan keberagamaan yang kuat di Teknokrat sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

SDGs adalah agenda global PBB 2015-2030 yang terdiri dari 17 tujuan dan 169 target untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan. Ini adalah seruan universal bagi negara anggota, termasuk Indonesia, untuk mencapai kesejahteraan manusia.

Nasrullah meyakini, kehidupan agamais ini juga sesuai dengan poin 4 SDGs yakni pendidikan berkualitas: pendidikan inklusif dan merata serta poin 16 yakni perdamaian, keadilan, & kelembagaan kuat: masyarakat adil dan damai. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda