Wartalampung.id, Bandar Lampung – Program Ngabuburit Talks yang digelar oleh Surau BMC (Berkah Madani Center) melalui Surau Kreator Academy menghadirkan diskusi inspiratif bersama Desliyani Natalia, konten kreator dan penulis, yang diikuti oleh generasi muda dan Gen Z dari kalangan mahasiswa dan mahasiswi.
Dalam sesi tersebut, Desliyani membagikan perjalanan pribadinya yang bermula dari dunia kepenulisan hingga akhirnya terjun ke dunia konten kreator digital.
Ia menceritakan proses adaptasi, tantangan, hingga peluang yang ditemui saat mulai membangun personal branding di media sosial.
Mengusung tema “Bye-Bye Cringe Culture! Strategi Show Up di Media Sosial dengan Percaya Diri dan Profesional”, Desliyani menekankan bahwa di era digital saat ini, siapa pun bisa memulai menjadi konten kreator hanya dengan bermodalkan ponsel.
Menurutnya, kunci utama bukan pada alat yang mahal, melainkan kemauan untuk berusaha dan konsistensi dalam membuat konten.
Ia juga menyampaikan bahwa cuan dari konten bukan hal yang instan, namun sangat mungkin diraih jika kreator fokus membangun konten yang jujur, relevan, dan berkelanjutan.
Konsistensi dan keberanian untuk tampil menjadi faktor penting agar konten dapat berkembang dan memiliki nilai.
Suasana diskusi berlangsung santai dan interaktif. Para peserta yang didominasi mahasiswa terlihat antusias mengikuti sesi, terutama saat Desliyani membagikan pengalaman nyata dalam memonetisasi konten dari media sosial.
Melalui Surau Kreator Academy, Surau BMC berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar bagi generasi muda agar lebih percaya diri, produktif, dan bijak dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana berkarya dan menghasilkan.
Acara Ngabuburit Talks ditutup dengan kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa, memperkuat semangat kolaborasi dan silaturahmi di antara para peserta.

Tinggalkan Komentar Anda