Abdul Hakim
Wartalampung.id, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Lampung, Abdul Hakim, menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas peristiwa tragis yang menimpa seorang siswa sekolah dasar (SD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikabarkan mengakhiri hidupnya sendiri.
Tragedi ini menjadi luka bagi dunia pendidikan dan perlindungan anak di Indonesia.
Abdul Hakim menegaskan bahwa kejadian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan sebuah tragedi kemanusiaan yang harus menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Tidak ada satu pun alasan yang bisa membenarkan seorang anak kecil harus memikul beban mental sedemikian berat hingga memilih jalan yang begitu tragis. Atas nama pribadi dan lembaga, saya ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Abdul Hakim dalam rilis hari ini.
Abdul Hakim memandang peristiwa ini sebagai cermin besar bagi para pejabat publik dan penyelenggara negara.
Menurut senator asal Lampung itu, kesejahteraan rakyat tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kesehatan mental, ketahanan keluarga, dan rasa aman yang dirasakan hingga ke pelosok desa.
“Ini adalah tamparan bagi kita semua yang diberi mandat oleh rakyat. Kita harus belajar untuk lebih baik lagi dalam mengelola amanah rakyat.”
Abdul Hakim mendorong adanya penguatan sistem pendampingan dan memastikan sekolah dan lingkungan desa memiliki sistem deteksi dini terhadap tekanan mental pada anak.
Ia juga mengusulkan agar ada evaluasi kebijakan daerah, meninjau kembali efektivitas penyaluran bantuan sosial dan pendidikan di daerah pelosok agar tepat sasaran bagi mereka yang membutuhkan.
Hakim mengatakan, kita juga membutuhkan gotong royong kemanusiaan dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap tetangga dan lingkungan sekitar.
Abdul Hakim berkomitmen untuk membawa isu perlindungan anak dan penguatan ketahanan keluarga ini ke meja pembahasan di tingkat nasional, guna memastikan amanah rakyat benar-benar diterjemahkan menjadi perlindungan yang nyata. []

Tinggalkan Komentar Anda