Sunyono. | Delima Kurnia
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lampung, Sunyono, menegaskan pentingnya penguatan mental dan pembinaan secara berkelanjutan bagi mahasiswa dalam gelaran Pekan Seni Mahasiswa Unila (Peksimila) 2025.
Hal tersebut ia sampaikan saat membuka technical meeting Pekan Seni Mahasiswa Unila (Peksimila) di Aula K FKIP Unila, Senin, 17/11/2025.
Sunyono mengungkapkan bahwa ide penyelenggaraan Peksimila muncul setelah evaluasi pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2025.
Menurut dia, mahasiswa Unila sudah memiliki kemampuan yang baik secara substansi dan keterampilan, namun masih perlu penguatan pada aspek mental dan fisik.
“Secara skill dan substansi kita tidak kalah dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain. Tapi kelemahan kita ada pada mental dan fisik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Peksimila 2025 merupakan ajang pertama di tingkat Unila, sekaligus menjadi wadah awal pembinaan sebelum mahasiswa mengikuti Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Daerah dan Pekan Seni Mahasiswa Tingkat Nasional (Peksimnas).
“Harapannya, juara Peksimila tahun ini akan kami ikut sertakan dalam seleksi tingkat Provinsi Lampung, lalu dibawa ke tingkat nasional,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pembinaan bagi pemenang tidak bisa dilakukan secara mendadak dan hanya mencakup kemampuan teknis dan substansi seni, tetapi juga penguatan mental agar mahasiswa siap bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia.
Pihaknya berencana melibatkan praktisi seni dan ketersediaan Dewan Kesenian Lampung untuk mendukung proses pembinaan.
“Kami akan membina mahasiswa melalui kolaborasi dan sinergi berbagai pihak, bukan hanya skill, melainkan juga mental agar mahasiswa siap bersaing dengan berbagai universitas di Indonesia.” ujar Sunyono.
Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan ajang ini sebagai momentum pembentukan karakter seni sekaligus mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. [Delima Kurnia]

Tinggalkan Komentar Anda