Bandar Lampung

Siswa Sekolah Islam Az Zahra Moammar Raaga Bani Swastika Penulis “Brani dan Lukisan Malamnya”, Kultur Literasi Kuat dari Rumah

Siswa Sekolah Islam Az Zahra Moammar Raaga Bani Swastika Penulis “Brani dan Lukisan Malamnya”, Kultur Literasi Kuat dari Rumah

Umi Fatirah. | Anggi Dwi Raharti

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Moammar Raaga Bani Swastika, siswa kelas IV SD Islam Az Zahra menulis buku anak “Brani dan Lukisan Malamnya” dari hobi membaca.

Di balik itu terdapat peran besar orang tua dalam membentuk budaya literasi di rumah anak berusia 10 tahun tersebut.

Sang bunda, Umi Fatirah, bercerita, ide menulis buku muncul setelah keluarga mereka berkunjung ke Perpustakaan Jakarta.

Di sana, Raaga membaca buku karya anak yang lebih muda darinya, dan muncul tekad untuk membuat buku sendiri.

Di tengah kesibukannya, ia tetap membimbing proses penulisannya secara disiplin.

Ia juga menjelaskan keluarganya memang senang dengan dunia literasi.

Sejak kecil Raaga sudah dikenalkan pada buku fisik dan digital.

Raaga gemar membaca buku sains dan cerita anak, serta menonton video edukatif berbahasa Inggris.

Setiap kali membaca, Raaga diminta menceritakan ulang isi buku agar memahami makna bukunya.

Ia juga tidak melarang anaknya mengenal teknologi. Namun, mereka membatasi dan mengarahkan penggunaannya.

“Kami memperbolehkan mereka menggunakan gawai, tapi semua konten harus dikonfirmasi dulu. Kalau baca e-book atau nonton video edukatif, suaranya harus terdengar, supaya kami bisa ikut mengawasi,” ujarnya.

Kebiasaan ini membuat Raaga semakin akrab dengan bacaan digital dan ide-ide kreatif.

Dukungan keluarga yang terbuka membuat Raaga bebas berimajinasi, menulis, dan mengekspresikan pikirannya melalui karya. [Anggi Dwi Raharti]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda