Bandar Lampung

Lembah Suhita Wisata Edukasi Lebah Pertama di Lampung Berdiri di Lahan Bekas Tambang Batu

Lembah Suhita Wisata Edukasi Lebah Pertama di Lampung Berdiri di Lahan Bekas Tambang Batu

Lembah Suwita. | Anggi Dwi Raharti

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Lembah Suhita menjadi destinasi wisata edukasi pertama berbasis lingkungan di Lampung, yang didirikan oleh Suyadi sejak tahun 2016.

Berawal dari lahan bekas tambang batu, tempat ini berdiri dengan konsep green economy yang fokus pada pelestarian lingkungan untuk lebah.

Suyadi menjelaskan, lahan tersebut sebelumnya merupakan area tambang batu untuk proyek konstruksi yang telah dieksploitasi selama tiga tahun.

Setelah dibeli, lahan direhabilitasi dengan penanaman berbagai jenis vegetasi yang mendukung kebutuhan lebah.

“Konsep vegetasi diatur agar lebah mendapatkan suplai baik nektar, polen, ataupun getah secara konsisten, konstan selama satu tahun penuh,” ujarnya hari ini kepada wartalampung.id.

Produksi madu awalnya dimulai untuk kebutuhan keluarga, lalu pada 2019 resmi diluncurkan produk Madu Suhita.

Lembah Suhita berfungsi sebagai pusat edukasi dan pelatihan perlebahan.

Pengunjung dapat mengenal proses pemeliharaan lebah, panen madu, serta pentingnya peran lebah bagi lingkungan melalui program Beekeeping Experience.

Ia menjelaskan bahwa tempat tersebut berstatus sebagai Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya di bawah Kementerian Pertanian.

Sehingga kegiatan edukasi diberikan secara terbuka kepada masyarakat umum dan gratis.

Pengunjung dapat berkontribusi melalui pembelian produk madu dan turunannya, mulai dari harga Rp 25.000 berbentuk kemasan sachet sampai Rp 500.000 madu botol yang sudah bersertifikasi.

Ia berharap Lembah Suhita dapat menjadi wisata edukasi alternatif dan menjadi ikon wisata minat khusus di Lampung. [Anggi Dwi Raharti]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda