Bisnis

Himperra dan Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Tidak Berpenghasilan

Himperra dan Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Tidak Berpenghasilan

Ketua DPP Himperra Ari Tri Priyono (tengah). | Anggi Dwi Raharti

Wartalampung.id, Bandar Lampung – DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Lampung menunjukkan perkembangan pesat dalam rencana membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua Umum DPP Himperra Ari Tri Priyono menyampaikan bahwa saat ini posisi Himperra Lampung menempati urutan kedua secara nasional dalam bidang pembangunan rumah.

Diharapkan bisa menjadi yang pertama, baik dari segi produktivitas maupun kualitas.

“Kami berharap ke depan bisa menyentuh seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung,” ujar Tri di sela-sela musda II DPD Himperra Lampung di Hotel Emersia.

Ia juga menambahkan bahwa Himbera akan memperluas jangkauan menyeluruh.

Tri juga menjelaskan syarat untuk memperoleh rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, maksimal diperbolehkan adalah 8 juta untuk individu atau tidak lebih dari 14 juta untuk pasangan suami istri.

Selain itu, calon penerima bantuan harus belum memiliki rumah, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kelurahan.

“Sekarang sudah banyak subsidi dari pemerintah. Misalnya, biaya BPHTB dan PPN yang biasanya 5%-10% kini dibebaskan, bahkan uang muka (DP) hanya 1% hanya sebagai syarat,” jelasnya.

Bagi anggota BPJS Ketenagakerjaan, banyak keringanan tambahan hingga pembebasan biaya administrasi.

”Mungkin hanya perlu biaya Rp500 ribu sudah bisa,” ujarya.

Ada juga kuota khusus bagi para wartawan sekitar 3.000 atau 5.000.

Tahun 2025 ini target nasional mencapai 3 juta unit rumah dan sudah tercapai sekira 1,5 juta, namun menurut FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) 350.000.

Rata-rata Himperra membangun 700–800 ribu unit rumah setiap tahunnya secara nasional, termasuk yang bersumber dari dana bedah rumah.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Lampung, August Riko, di sela-sela musda, mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung program Himperra Lampung.

”Koordinasi antara pemerintah dan Himbera dinilai berjalan baik dan efektif,” kata dia.

August meneraqngkan, target pembangunan rumah di Lampung 1.171.000 unit.

Saat ini yang sudah terealisasi melalui program bedah rumah ini sekitar 390.000 unit.

”Total sudah 14 ribu,” ujarnya.

Ketua DPD Himperra Lampung Tri Joko Margono menjelaskan, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Baznas dan BTN Syariah melalui program zakat developer yang disalurkan untuk bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu.

“Kerja sama ini bersifat tripartit antara Himperra Lampung, Baznas, dan BTN Syariah. Setiap penjualan rumah disisihkan sebagian untuk membantu masyarakat tidak mampu,” ungkapnya. [Anggi Dwi Raharti]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda