Bisnis Owner Program PKS Lampung. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung melalui Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif resmi membuka rangkaian kegiatan Bisnis Owner Program (BOP) yang kini telah memasuki tahap inkubasi bisnis.
Program ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar nyata PKS Lampung dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan ekonomi masyarakat, melalui pembinaan dan pengembangan usaha berbasis kemitraan yang berkelanjutan.
Ketua DPW PKS Lampung, Ade Utami Ibnu, menegaskan bahwa program ini hadir sebagai wadah pemberdayaan masyarakat agar mampu membangun usaha mandiri dan berkelanjutan.
Kata Ade, program ini dimaksudkan agar masyarakat bisa memiliki usaha yang berkelanjutan.
Ketika masyarakat memiliki usaha mandiri, maka pendapatan dan kesejahteraan keluarga juga akan meningkat. Demikian Ade pada kegiatan pembukaan tahap inkubasi peserta BOP di kantor DPW PKS Lampung, Senin (28/10/2025).
CV Gurihku Chicken Internasional
Dalam pelaksanaan tahap perdana, PKS Lampung menggandeng CV Gurihku Chicken Internasional, perusahaan kuliner yang bergerak di bidang ayam goreng.
Kolaborasi ini menghasilkan peluang usaha baru bagi masyarakat, di mana sebanyak 50 outlet Gurihku Chicken akan dibuka di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Peserta yang telah lolos seleksi kini tengah mengikuti proses inkubasi bisnis, mencakup pelatihan manajemen usaha, strategi pemasaran, dan tata kelola keuangan.
“Pola program ini bukan berupa pinjaman modal, kemitraan sosial produktif. Seluruh paket usaha, mulai dari sewa tempat, gerobak, peralatan, hingga sistem bisnis, diberikan kepada peserta untuk dikelola,” jelas Ade.
Peserta akan mendapatkan pendampingan selama 12 bulan penuh oleh tim profesional dan mentor bisnis.
Selama masa pendampingan, hasil dan keuntungan usaha sepenuhnya menjadi hak pengelola.
Setelah satu tahun berjalan dan dinyatakan berhasil, outlet akan menjadi 100 persen milik peserta.
Melalui program ini, PKS Lampung berkomitmen menumbuhkan gelombang wirausaha baru yang mampu menggerakkan ekonomi daerah.
Dengan meningkatnya jumlah pelaku usaha mandiri, diharapkan pendapatan masyarakat akan bertumbuh, dan kesejahteraan keluarga meningkat.
“Jika masyarakat memiliki usaha berkelanjutan, maka ekonomi rumah tangga dan daerah akan ikut tumbuh. Inilah semangat PKS Lampung, mencetak pelaku usaha tangguh dan berdaya saing,” tambah Ade.
PKS Lampung berharap model kemitraan seperti BOP dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia, sebagai wujud nyata politik yang berpihak kepada rakyat melalui pemberdayaan ekonomi.
Ade Utami Ibnu berpesan agar para peserta yang telah lolos seleksi dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh.
“Kesempatan ini adalah karunia dari Allah swt. Kelola dengan rasa syukur dan tanggung jawab. Ikuti seluruh panduan dari para coach dan pendamping usaha. Insya Allah, para peserta akan berhasil menjadi pemilik usaha yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.
DPW PKS Lampung berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama dalam memperkuat ekonomi keluarga dan membangun kemandirian umat.
Melalui kolaborasi antara partai, pelaku usaha, dan masyarakat, PKS Lampung optimistis dapat menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan ekonomi daerah. []

Tinggalkan Komentar Anda