Pedagang sekitar Masjid Raya Al Bakrie. | Nathania Shakira
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Peresmian Masjid Raya Al Bakrie pada Jumat, 12 September 2025 lalu, membawa dampak positif bagi para pedagang di sekitar lokasi.
Masjid yang mampu menampung hingga 12.000 jemaah itu kini tak hanya menjadi pusat ibadah dan dakwah, tetapi juga menghadirkan peluang rezeki bagi pelaku usaha kecil.
Seorang pedagang yang telah berjualan di kawasan tersebut selama sekitar 18 tahun mengungkapkan bahwa masa pembangunan masjid selama kurang lebih dua tahun sempat membuat omzet mereka menurun drastis hingga hampir 100 persen.
“Tadinya kan dipagar pas pembangunan, jadi sepi. Tapi setelah dibuka (peresmian) ya alhamdulillah jadi ramai lagi,” ujarnya.
Pengelola setempat kini juga melakukan penertiban bagi pedagang di sekitar masjid.
Selain itu, sedang dibangun pula area khusus jajanan dengan sekitar 80 slot yang dipersiapkan agar pedagang UMKM dapat berjualan dengan tertata dan rapi.
“Mudah-mudahan pedagang kaki lima ikut diperhatikan juga, terutama pedagang yang sudah lama,” tambahnya.
Peresmian Masjid Raya Al Bakrie dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dan Aburizal Bakrie.
Masjid Raya Al Bakrie juga menambah jajaran daftar salah satu masjid terbesar dan megah di Kota Bandar Lampung.
Kehadiran masjid megah ini juga diharapkan tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. [Nathania Shakira]

Tinggalkan Komentar Anda