Bandar Lampung

Smanda Olympic 2025 di SMAN 2 Bandar Lampung Berlangsung Panas

Smanda Olympic 2025 di SMAN 2 Bandar Lampung Berlangsung Panas

Debat Smanda Olympic 2025. | Dokumentasi OSIS Smanda

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Hari ini suasana di satu ruang di SMAN 2 Bandar Lampung tegang dan panas. Urat leher beberapa siswa tampak  menegang.

Tidak ada yang mau mengalah. Semua mau menang sendiri.

Untunglah perseteruan ini tidak sampai keluar. Hanya tertutup dan diketahui segelintir orang. Namun, tetap saja mengundang pertanyaan.

Apakah sedang terjadi situasi tak mengenakkan di sekolah unggulan di Lampung itu? Ternyata bukan.

Deskripsi di atas adalah cerminan lomba debat dalam rangkaian Smanda Olympic 2025 yang ditaja OSIS SMAN 2 Bandar Lampung.

Pembukaan acara sudah dilakukan Jumat kemarin dan hari ini salah satu lomba yang dihelat adalah lomba debat.

Hari ini tadi debat digelar secara tertutup dengan hanya dihadiri dua tim peserta. Setiap tim terdiri dari 3 orang. Masih ada 1 dewan juri dan 2 panitia.

Sebanyak 13 tim dari berbagai SMA di Lampung berpartisipasi, di antaranya SMA Al Kautsar Bandar Lampung, SMAN 9 Bandar Lampung, SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro, BPK Penabur Bandar Lampung, SMA Negeri 14 Bandar Lampung, dan Sekolah Tunas Mekar Indonesia.

Pertandingan menggunakan sistem Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Mosi impromtu atau materi yang disiapkan secara mendadak saat debat akan dimulai dan tanpa tema khusus.

Setiap pembicara memperoleh waktu 7 menit 20 detik dengan tambahan reply speech 4 menit 20 detik, dan 30 menit untuk case building.

Suasana perlombaan berlangsung tegang penuh dinamika namun tetap kondusif dengan penuh konsentrasi.

Setiap tim berusaha menyampaikan argumen yang kuat dan menyusun strategi penyampaian. Jalannya debat berfokus pada penyampaian argumentasi, strategi, dan penilaian juri.

Penilaian dilakukan dengan format 3 prelim berdasarkan aspek matter (40%), manner (40%), dan method (30%).

Enam tim terbaik akan melaju ke babak selanjutnya hingga final pada Minggu 21 September 2025.

Dewan juri yang berpengalaman membantu pada proses penilaian di antaranya Muhammad Rafi Sadewa, peraih perunggu LDBI Nasional 2023, serta Panji Sukoco, mentor debat SMAN 2 Bandar Lampung. [Anggi Dwi Raharti]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda