Lomba debat Smanda Olympic 2025. | Nathania Shakira
Wartalampung id, Bandar Lampung – Pascapembukaan Smanda Olympic 2025 dalam rangka HUT ke-60 SMAN 2 Bandar Lampung yang digelar Jumat (19/9/2025), lomba debat perdana resmi dimulai di sekolah tersebut, Sabtu (20/9/2025).
Secarea, penanggung jawab lomba, menjelaskan alasan digelarnya perlombaan debat pada tahun ini.
Ia mengatakan, pihaknya memilih menghadirkan lomba debat di Smanda Olympic tahun ini karena dalam beberapa tahun terakhir minat terhadap debat semakin meningkat.
Bahkan lomba debat sudah menjadi bagian dari ajang nasional seperti FLS3N, LDBI, maupun NSBC.
Ia menambahkan, debat juga dapat melatih berpikir kritis siswa dengan topik yang luas. Tidak hanya politik, tetapi juga ekonomi, sosial, budaya, bahkan hal-hal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari. Setelah babak penyisihan hari ini, perlombaan akan dilanjutkan Minggu (21/9/2025) dengan prasemifinal hingga final.
Sebanyak 13 tim dari berbagai SMA di provinsi Lampung turut memeriahkan perlombaan ini, di antaranya :
- SMA Al Kautsar Bandar Lampung (2 Tim)
- SMAN 9 Bandar Lampung (4 Tim)
- SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Metro (4 Tim)
- BPK Penabur Bandar Lampung (1 Tim)
- SMA Negeri 14 Bandar Lampung (1 Tim)
- Sekolah Tunas Mekar Indonesia (1 Tim)
Setiap tim terdiri dari tiga orang.
Kegiatan
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan registrasi pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB. Dilanjutkan pada hari kedua pada pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Pertandingan dilaksanakan di delapan ruangan, meliputi satu main hall, satu ruang penjurian, dan enam ruang debat.
Teknis
Teknis perlombaan mengacu pada Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) Provinsi Lampung. Mosi ditetapkan secara impromptu tanpa tema khusus.
Masing-masing anggota tim diberikan waktu 7 menit 20 detik, setelah itu ada reply speech berdurasi 4 menit 20 detik. Sebelum debat dimulai, peserta diberikan waktu 30 menit untuk case building.
Teknis Penilaian
Teknis penilaian menggunakan format 3 prelim, sehingga setiap tim tetap akan berdebat sebanyak 3 kali.
Nilai akan diakumulasikan diambil dari speaker score dan poin kemenangan lainnya.
Enam tim dengan peringkat tertinggi akan melaju ke babak berikutnya, dengan peringkat 1 dan 2 langsung menuju semifinal.
Dilanjut dengan prasemifinal untuk urutan 3-6, semifinal, dan berakhir di final.
Penilaian dilakukan berdasarkan tiga aspek utama yakni matter (40%), manner (40%), dan method (30%).
Adapun dewan juri berasal dari kalangan berpengalaman, di antaranya Muhammad Rafi Sadewa (peraih perunggu LDBI Nasional 2023) serta Panji Sukoco, mentor debat di SMAN 2 Bandar Lampung sekaligus pembimbing di beberapa sekolah lain.
Panitia mengakui sempat menghadapi kendala berupa pergantian dan pengunduran diri peserta. Namun, hal ini telah diantisipasi dengan menyiapkan swing team sebagai pengganti.
Secarea menegaskan harapannya agar seluruh rangkaian dapat terlaksana tanpa hambatan.
“Karena ini merupakan perlombaan debat pertama di Smanda Olympic, aku berharap semoga semua dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya. [Nathania Shakira]

Tinggalkan Komentar Anda