Sosialisasi krida Jelajah Bastera. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pemenang I Putra dan Putri Duta Bahasa Provinsi Lampung, M. Azra Lilam Putra dan Putri Ayu Lestari, melaksanakan kegiatan sosialisasi krida Jelajah Bastera Senin-Selasa, (25-26 Agustus 2025), di SMP Al-Azhar 3 dan SMAN 5 Bandar Lampung.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari krida kebahasaan yang diawali dengan pembuatan gim permainan Jelajah Bastera, kemudian disosialisasikan kepada generasi muda, khususnya siswa SMP dan SMA.
Krida ini juga menjadi aksi nyata para pemenang sebagai mitra Balai Bahasa Provinsi Lampung yang mewakili Provinsi Lampung dalam ajang Duta Bahasa Nasional pada September nanti di Jakarta.
Jelajah Bastera merupakan gim kebahasaan berbasis laman yang dibuat secara menarik bagi siswa. Gim ini menjawab tantangan pembelajaran bahasa Indonesia yang sering dihadapi oleh generasi muda, yakni kurangnya sarana pembelajaran bahasa Indonesia yang menyenangkan.
Dalam gim ini, peserta akan mengikuti empat babak permainan yang terdiri atas Hutan dan Gua Kata, Sungai Baku, Desa Eja, Gunung Ragabasa, dan Kerajaan Bastera.
Pada setiap babak, peserta akan diberikan tantangan kebahasaan yang berbeda, tes sinonim dan antonim, padanan istilah, kata baku dan tidak baku, penggunaan huruf kapital, dan imbuhan.
Sosialisasi pada hari pertama ini dihadiri oleh kurang lebih 75 peserta didik SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung dari tiga jenjang, yakni kelas 7A, 8A, dan 9A.
Kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WIB di aula sekolah dan berlangsung selama kurang lebih dua jam. Sementara sosialisasi pada hari kedua, Selasa, 26 Agustus 2025, yang dilaksanakan di SMAN 5 Bandar Lampung, mencakup empat kelas dengan masing-masing kelas berjumlah 25 orang.
Kegiatan ini dibuka oleh moderator, kemudian dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi kebahasaan oleh Pemenang I Duta Bahasa Provinsi Lampung.
Selanjutnya peserta diminta mengerjakan tes awal kebahasaan untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Peserta kemudian mencoba permainan Jelajah Bastera, lalu mengisi tes akhir kebahasaan.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kebahasaan yang didapatkan setelah memainkan gim Jelajah Bastera. Selama kegiatan sosialisasi berlangsung, seluruh peserta berpartisipasi secara aktif dan tampak sangat antusias.
“Kami ingin menghadirkan pembelajaran bahasa yang dekat dengan dunia anak-anak dan remaja. Melalui Jelajah Bastera, siswa tidak hanya bermain, tetapi juga mendapatkan pengetahuan baru tentang kebahasaan dengan cara menyenangkan,” ujar M. Azra Lilam Putra.
Hal senada disampaikan pemenang I Putri Duta Bahasa Provinsi Lampung, Putri Ayu Lestari.
“Bahasa Indonesia adalah identitas bangsa. Dengan pendekatan kreatif seperti ini, kami berharap generasi muda lebih mencintai bahasa Indonesia dan mampu menggunakannya dengan baik dan benar,” kata Putri.
Antusiasme peserta juga terlihat dari testimoni yang mereka berikan terkait pelaksanaan sosialisasi krida kebahasaan Jelajah Bastera. Salah satunya adalah Ketua OSIS SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung, Cassandra Andini.
Cassabdra menyebutkan, karakternya lucu-lucu. Ia paling menyukai permainan tebak-tebakan.
Pada akhir sosialisasi, Azra dan Puyu menyampaikan harapannya agar permainan Jelajah Bastera ini dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru dalam pembelajaran di sekolah.
Selain itu, mereka juga berharap pengguna tidak hanya siswa, tapi juga dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum demi meningkatkan kemahiran bahasa Indonesia. []

Tinggalkan Komentar Anda