Lokakarya wicara publik. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Ulubelu – Sebanyak 20 mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Kelompok 58 dari Universitas Malahayati berkolaborasi dengan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Gunung Tiga menyelenggarakan lokakarya wicara publik (public speaking) sebagai bentuk pengabdian masyarakat.
Acara bertajuk “Speak for Your Future: Skill Bicara yang Buka Pintu Kesempatan” ini sukses digelar pada Sabtu, 23 Agustus 2025, di SMK Harapan Bangsa, Pekon Datarajan, Kecamatan Ulubelu. Acara diikuti dengan antusias oleh 200 siswa dari kelas 10, 11, dan 12.
Lokakarya ini merupakan wujud nyata sinergi antara Universitas Malahayati dan PGE untuk memajukan pendidikan dan memberdayakan generasi muda di daerah Tanggamus.
Acara menghadirkan dua pemateri kompeten, yaitu pembicara Nadia Rantika dan mahasiswa psikologi Mohammat Purnomo. Keduanya membawakan materi secara interaktif dan mudah dicerna.
Perwakilan Officer II PGE Gunung Tiga, Helmy Rizki Fauzi, dalam sambutannya menyatakan, kolaborasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan.
“PGE Gunung Tiga sangat mendukung inisiatif positif dari para mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati. Kami meyakini bahwa workshop public speaking ini akan memberikan dampak yang sangat baik bagi peningkatan kompetensi dan kepercayaan diri siswa-siswi SMK Harapan Bangsa, yang merupakan generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Kepala SMK Harapan Bangsa, Hariswanto menyambut hangat kegiatan ini.
Pihaknya berterima kasih atas kolaborasi antara mahasiswa KKL-PPM Universitas Malahayati dan PGE Gunung Tiga yang telah memilih sekolah ini.
Ia menilai, kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini sangat bermanfaat dan langsung menyentuh kebutuhan siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Ketua Pelaksana dari KKL-PPM Kelompok 58, Silvia Ika Damayanti, menambahkan, acara ini dirancang untuk memberikan bekal soft skill yang krusial.
Silvia berujar, wicara publik adalah keterampilan dasar yang dapat membuka banyak peluang.
Melalui kolaborasi dengan PGE Gunung Tiga dan Belajar Bareng Nina, pihaknya bisa menghadirkan workshop yang berkualitas dan gratis untuk para siswa.
”Ini adalah bentuk pengabdian kami langsung kepada masyarakat,” jelas Silvia.
Selain mendapatkan ilmu dan motivasi, seluruh peserta juga mendapatkan sertifikat elektronik, materi, dan relasi yang luas.
Acara yang dimoderatori oleh mahasiswa Kedokteran, Ni Made Puja Indira, ini berlangsung lancar dan penuh semangat. []

Tinggalkan Komentar Anda