Tanggamus

Mahasiswa Malahayati Bantu Kembangkan Produk Lokal Desa Banjarsari Wonosobo, Dari Keripik sampai Marlin Asap

Mahasiswa Malahayati Bantu Kembangkan Produk Lokal Desa Banjarsari Wonosobo, Dari Keripik sampai Marlin Asap

Mahasiswa Universitas Malahayati

Wartalampung.id, Banjarsari – Kelompok 28 KKL-PPM Universitas Malahayati melaksanakan kegiatan bertema Kewirausahaan Kearifan Lokal di Desa Banjarsari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Kamis, 21 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Lapangan-Pengabdian Pada Masyarakat (KKL-PPM) yang bertujuan untuk memberdayakan potensi lokal melalui inovasi produk dan penguatan usaha mikro masyarakat desa.

Dalam program ini, mahasiswa fokus mengembangkan empat produk unggulan lokal yaitu keripik singkong, keripik pisang, kopi lokal, dan ikan marlin asap.

Keempat produk tersebut dipilih karena merupakan hasil olahan dari sumber daya alam yang melimpah di wilayah tersebut dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Mahasiswa melakukan pendampingan intensif kepada pelaku UMKM di Desa Banjarsari. Kegiatan meliputi pelatihan produksi yang higienis, teknik pengemasan yang menarik, serta strategi pemasaran berbasis digital dan media sosial.

Selain itu, kelompok 28 juga membantu dalam pembuatan label produk dan edukasi mengenai izin usaha mikro.

“Kami ingin memberdayakan masyarakat dengan pendekatan berbasis kearifan lokal, sehingga usaha mereka bisa berkelanjutan dan berkembang,” ujar Koordinator Kelompok 28, Leo Firmansyah.

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Banyak warga yang menyatakan pelatihan dan pendampingan ini membuka wawasan baru mengenai pentingnya kualitas produk dan pemasaran yang lebih luas. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda