Kwartir Ranting Langkapura menggelar Jambore Ranting V tahun 2025.
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Untuk memperingati Hari Pramuka ke-64, Kwartir Ranting Langkapura menggelar Jambore Ranting V tahun 2025.
Kegiatan ini dibuka pada Rabu (13/8/2025) di Bumi Perkemahan Universitas Saburai, diikuti ratusan peserta dari tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kecamatan Langkapura.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana.
Dalam sambutannya, Eka menyampaikan, pendidikan Pramuka harus kita wujudkan dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, agar generasi muda kita tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan berkarakter.
Ketua Pelaksana Jambore Ranting Trio Widiyanto menyampaikan, Gerakan Pramuka menjadi wadah penting pembentukan karakter, minat, dan bakat generasi muda melalui perkemahan, pelatihan kepemimpinan, serta kegiatan Hari Pramuka ke-64.
Selain upacara pembukaan, rangkaian kegiatan meliputi lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB), lomba sandi, lomba pionering, Peserta Teraktif, Tenda Terbaik, serta Khotmil Quran untuk seluruh Bina Damping—yang untuk pertama kalinya masuk dalam agenda Jambore Ranting Langkapura.
Acara lainnya, pemberian penghargaan Pramuka Dewasa kepada para kamabigus dan pembina pramuka yang ada di Kwartir Ranting Langkapura sebanyak 31 orang.
Jambore Ranting V Langkapura ini berlangsung selama dua hari dengan berbagai kegiatan edukatif dan keterampilan, yang bertujuan menumbuhkan persaudaraan, jiwa disiplin, patriotisme, serta semangat gotong royong di kalangan anggota Pramuka.
Ketua Kwartir Ranting Langkapura, Ahmad Rafiudin, mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan ini.
Kata dia, Jambore ini menjadi kesempatan yang berharga bagi anak-anak untuk belajar langsung nilai kedisiplinan, kerja sama, dan kepemimpinan.
”Kami berharap pengalaman ini akan menjadi bekal positif bagi perkembangan karakter mereka,” ujarnya.
Salah satu peserta, Muhammad Alif Putra Hatmoko dari Pangkalan SDIT Fitrah Insani Langkapura, mengaku senang sekali ikut Jambore ini.
”Banyak teman baru, bisa belajar tali-temali, dan ikut lomba. Rasanya seperti petualangan seru di alam terbuka,” ujarnya. []

Tinggalkan Komentar Anda