Mahathir Muhammad dirangkul Rahmat Mirzani Djausal. | Dokumentasi
Kalau di ranah jurnalisme, tulisan yang saya bikin ini namanya esai. Dia serupa opini, tetapi lebih reflektif sudut pandang orang pertama, yakni si empunya tulisan: saya.
Esai berbeda dengan berita yang merekonstruksi kejadian lampau untuk diberitakan. Esai ini pandangan murni penulis terhadap sesuatu hal.
Gaya tulisan cenderung lebih lentur. Tulisan berusaha mendekatkan si empunya gagasan kepada pembaca.
Tulisan ini juga dinawaitukan demikian. Paparan di awal sengaja disampaikan sebagai bentuk edukasi terhadap pembaca yang barangkali belum bisa membedakan mana berita, mana opini, mana esai, mana tajuk, dan mana unggahan media sosial.
Saya mulai ya. Tentu tulisan ini masih berkelindan dengan HUT ke-60 dan reuni akbar SMAN 2 Bandar Lampung pada Sabtu, 2 Agustus 2025.
Kemeriahan dan keceriaan dalam reuni akbar itu masih saja dibahas sampai sekarang. Bahkan, unggahan foto dan video di media sosial alumni masih bertebaran sampai dengan hari ini.
Sekadar pengingat, momentum perayaan HUT dan reuni kali ini berbeda. Sebab, durasinya panjang. Ini sebuah rangkaian kegiatan dari Juli sampai nanti bulan Desember.
Momentum reuni tidak lepas kaitannya dengan momentum halalbihalal lintas angkatan SMAN 2 Bandar Lampung pada 20 April 2025 di Universitas Teknokrat Indonesia. Penyelenggaranya angkatan 1999 yang dipimpin Mahathir Muhammad.
Mahathir adalah putra dari Nasrullah Yusuf, pendiri sekaligus rektor Universitas Teknokrat Indonesia.
Sebelum halalbihalal, angkatan 1999 memang kerap mengadakan buka puasa bersama. Yang beda, pembahasan usai buka puasa bersama tahun ini mengerucut pada rencana mengadakan halalbihalal.
Rencana ini dimatangkan dan akan diadakan. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, alumnus 1998, sudah diundang dan bersedia datang pada 20 April 2025.
Angkatan ini kemudian berinovasi. Ketimbang hanya sendirian halalbihalal, Mahathir kemudian mengundang beberapa angkatan.
Memang tidak semua. Tapi sebagai sebuah acara ”reuni” bertajuk halalbihalal, ini sudah besar. Lagipula tak ada donasi apa-apa untuk panitia.
Halalbihalal yang akhirnya kejadian itu dihelat di Teknokrat. Lima ratusan alumnus dari beragam angkatan datang.
Kudapan, makanan, dan minuman semua disiapkan Teknokrat. Tempat foto dan beberapa suvenir juga diberikan. Hadirin puas.
Di momentum sambutan itulah, untuk pertama kali, Mahathir meminta kesediaan Rahmat Mirzani Djausal menjadi ketua Ikatan Keluarga Alumni SMAN 2 Bandar Lampung (IKA Smanda) periode berikutnya.
Belum ada yang secara terbuka menyampaikan itu kepada Mirza. Yang titip bisik kepada Mahathir mungkin saja ada.
Mirza dalam sambutan menyatakan kesiapan jika memang diminta. Ternyata pula kepengurusan IKA Smanda memang semestinya sudah reorganisasi sejak 2019. IKA Smanda periode 2015-2019 dipimpin Irham Jafar Lan Putra dengan sekretaris Hamzah.
Tak lama ide ini didengungkan, undangan rapat dari sekolah datang ke tiap angkatan. Rencana untuk penyegaran kepengurusan IKA Smanda rupanya klop dengan momentum 60 tahun usia sekolah ini.
Rapat di SMAN 2 Bandar Lampung, 10 Mei 2025. Hamzah memimpin rapat didampingi Sevensari, kepala sekolah.
Semua angkatan angkat bicara. Rata-rata setuju jika HUT ke-60 ini jadi momentum penyegaran IKA Smanda.
Duet Marindo Kurniawan dan Mahathir Muhammad menjadi ketua dan sekretaris panitia besar perayaan HUT ke-60 dan reuni akbar. Ancar-ancar rangkaian acara juga disampaikan.
Marindo tak ada dalam rapat. Usulan itu dilontarkan Hamzah dan disetujui peserta rapat.
Soal nama ketua IKA Smanda periode 2025-2029 sudah mengerucut pada satu nama: Rahmat Mirzani Djausal. Ini klop dengan ujaran Mahathir pada halalbihalal lintas angkatan.
Usai itu, panitia bergerak. Tanggal musyawarah besar (mubes) sebagai penanda regenerasi kepemimpinan ditentukan: Sabtu, 19 Juli 2025.
Tempatnya yang belum jelas. Sewaktu panitia diterima Marindo, ada rencana diadakan di sebuah hotel. Namun, urung dilakukan.
Tempat akhirnya disetujui kembali ke Universitas Teknokrat Indonesia. Mahathir si empunya tempat tak keberatan.
Sejak lama ia sudah mematrikan diri, memperbolehkan siapa saja menggunakan Universitas Teknokrat Indonesia untuk kebaikan. Tentu semua ditanggung olehnya. Peserta terima beres.
Persiapan mubes dilakukan dengan arahan para senior. Ketua IKA Smanda Irham Jafar Lan Putra yang ditemui panitia pun menyambut baik. Ia memberikan arahan sekaligus bantuan pendanaan mengatasnamakan pengurus lama.
Soal ketua berikutnya yakni Mirza, Irham setuju betul. Ia bilang, bersyukur Mirza mau menjabat ketua IKA.
Berarti ada perhatian dan mau organisasi ini berkembang. Ia juga setuju jika Mahathir Muhammad dijadikan ketua harian, membantu Mirza dan Marindo.
Urusan sowan ke senior beres, mubes IKA Smanda pun dihelat di Teknokrat. Tiap angkatan mengirim dua orang menjadi peserta mubes. Semua pakai pakaian putih dan gelap. Ada yang berkemeja, sebagian memilih kaus berkerah warna putih.
Acara juga lancar. Sebelum zuhur, Mirza datang. Ia salat zuhur lalu masuk ke auditorium Teknokrat tempat acara mubes.
Palu diketuk. Formatur tunggal. Mirza meneken lembar kesediaan dan pakta integritas. Usai sah diukukuhkan sebagai ketua IKA Smanda 2025-2029 ia pun sambutan.
Lebih banyak santai. Mencandai beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang alumni Smanda. Usai urusan beres, panitia berbenah-benah.
Pekerjaan rumah berikutnya adalah perayaan rangkaian HUT ke-60 dan reuni akbar SMAN 2 Bandar Lampung. Lokasi sudah ditentukan di sekolah. Hari dan tanggal sudah oke. Sabtu, 2 Agustus 2025.
Soal pernak-pernik acara HUT rasanya tinggal dibaca saja di wartalampung.id ini. Nyaris semua fragmen dalam semua sesi acara ada di berita.
Yang menarik, mesin pencari Google suka benar dengan berita Smanda sampai dijadikan beranda mereka. Walhasil, jumlah pembaca juga naik tinggi.
Yang unik tentu saja, 2 Agustus itu rupanya hari ulang tahun Mahathir Muhammad.
Ia kini ketua harian IKA Smanda. Di bawah persis ketua Mirza dan sekretaris Marindo. Trio M kita sebut saja (Mirza, Marindo, dan Mahathir).
Tumpeng sate dan kostum keren dari angkatan 1997 khusus diberikan kepada Mahathir saat perayaan. Mirza dan Marindo juga menerima jersey yang sama.
Pesta 2 Agustus sudah rampung. Tapi mata acara perayaan masih berlangsung. Khatimahnya ada di Desember hari-hari ujung: 20 Desember 2025.
Mungkin Museum Rekor untuk Dunia dan Indonesia (MURI) mau memberikan penghargaan khusus kepada SMAN 2 Bandar Lampung dan panitia. Sebut saja dengan kalimat: HUT dan Reuni dengan Durasi Paling Panjang Se-Indonesia. Tabik. [ADIAN SAPUTRA]

Tinggalkan Komentar Anda