Partai Gelora Indonesia Lampung
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Provinsi Lampung menggelar kegiatan uji kelayakan dan kepatutan bagi calon ketua, wakil ketua, sekretaris, dan bendahara (KWSB) dewan pimpinan daerah (DPD) se-Provinsi Lampung, Sabtu, 28/6/2025.
Acara berlangsung di Rumah Makan Huhah Natar. Acara berjalan tertib, penuh semangat, dan meninggalkan kesan positif sebagai langkah awal menuju penguatan struktur partai yang lebih solid dan siap kerja.
Agenda ini merupakan bagian dari proses konsolidasi dan pematangan organisasi di tingkat daerah.
DPW ingin memastikan bahwa setiap calon pengurus benar-benar memiliki komitmen, kapasitas, dan integritas dalam mengemban amanah partai, serta siap menghadapi tantangan politik menuju Pemilu 2029.
Sesi nonformal dimulai pukul 10.00 WIB dengan pemanggilan bergiliran para calon pengurus untuk berdiskusi teknis bersama tim DPW.
Diskusi berjalan dalam suasana hangat dan terbuka, mencerminkan semangat kolektif untuk membangun partai dari bawah secara sungguh-sungguh.
Usai jeda istirahat, salat, dan makan bersama, sesi formal dilanjutkan pukul 13.00 WIB. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan ”Indonesia Raya”, dilanjutkan dengan sambutan dan arahan dari unsur pimpinan partai.
Ketua DPW Partai Gelora Lampung, Purwadi, menekankan pentingnya integritas dan militansi dalam mengelola organisasi.
“Kami sedang membangun rumah besar perjuangan. Yang kami cari adalah tukang yang mau berkeringat, bukan sekadar pengisi daftar nama,” ujarnya.
Sementara itu, arahan dari Dewan Pimpinan Pusat disampaikan oleh Komirruddin. Ia mengingatkan pentingnya loyalitas terhadap visi besar partai.
“Struktur hanyalah alat, tapi yang menggerakkan adalah jiwa dan komitmen kader. Jangan hanya mau jadi pejabat partai, tapi jadilah pejuang partai,” ungkapnya.
Sekretaris DPW, Handrie Kurniawan, menyampaikan arahan teknis terkait administrasi, penyusunan usulan struktur, dan pentingnya tertib organisasi.
Ia menekankan bahwa struktur yang dibangun harus mampu bekerja secara sistemik dan menghasilkan output yang terukur.
“Yang kita bangun bukan hanya susunan nama, tapi sistem kerja yang bisa dijalankan, dipertanggungjawabkan, dan berdampak,” jelasnya.
Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan lembar komitmen oleh seluruh calon pengurus DPD, sebagai simbol kesiapan menerima amanah dan menjalankan tugas organisasi secara maksimal.
Momen ini menjadi puncak kebersamaan yang mencerminkan tekad untuk membesarkan Partai Gelora hingga ke seluruh penjuru Lampung.
Dengan keseriusan dan semangat kebersamaan yang kuat, kegiatan ini memberikan sinyal positif bahwa Partai Gelora Lampung siap melangkah lebih jauh.
Uji kelayakan dan kepatutan ini bukan sekadar proses seleksi, tetapi momentum untuk menyatukan visi, memperkuat struktur, dan mengokohkan barisan dalam membangun Gelora sebagai kekuatan baru politik Indonesia. []

Tinggalkan Komentar Anda