Kolonel Infanteri Romas Herlandes. | Dokumen

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Komandan Kodim 0410 Bandar Lampung Kolonel Infanteri Romas Herlandes membuka sosialisasi pembinaan Pancasila dan wawasan kebangsaan di Makodim setempat hari ini.
Acara yang diikuti puluhan tokoh masyarakat ini digelar anggota DPRD Lampung Ade Utami Ibnu.
Romas mengatakan, Pancasila itu salah satu prinsipnya adalah mengajarkan kita berinteraksi dengan orang lain.
Diawali saling kenal, menyapa, berteman, bersaudara, dan saling membantu.
Namun, keberadaan ponsel mengubah segalanya.
Romas Herlandes mengatakan, di rumah, saat makan malam, semua sibuk dengan ponsel masing-masing. Sehingga suasana keluarga menjadi dingin dan masing-masing orang sibuk dengan urusan masing-masing dan tepekur di ponselnya.
Sama halnya dengan kegiatan ini di mana jarang ada peserta yang kemudian mau menegur peserta lain dan menyapa untuk tahu nama, alamat, dan aktivitasnya. Dengan demikian, prinsip dasar Pancasila yakni Persatuan Indonesia, terkikis dengan sikap ego masing-masing dipicu penggunaan ponsel yang menggerus persaudaraan.
Romas mengatakan, selain itu, dalam masa pandemi ini, pembinaan terhadap Pancasila justru harus dikencangkan. Ini dipicu banyaknya informasi bohong soal vaksin dan covid-19.
“Banyak kabar bohong di media sosial tentang covid dan vaksin. Jangan terpengaruh oleh kabar bohong soal vaksin. Vaksin diberikan untuk mewujudkan kekebalan komunal,” kata Romas.
Selama ini, kata Romas, ada pihak yang hendak membenturkan anak bangsa lewat informasi bohong di media sosial.
“Saya minta semuanya untuk sama-sama menjaga iklim kondusif ini. Silakan kita sambut program vaksin ini dengan antusias demi menciptakan kekebalan komunal di Indonesia,” kata alumnus SMAN 2 Bandar Lampung itu.
Acara sosialisasi pembinaan Pancasila ini menghadirkan dua akademisi sebagai narasumber, yakni Joko Mulyono dan Fathul Muin. [Sugiono]
