Kiri ke kanan. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Fitrianita Damhuri, Ketua Salimah Lampung Rita Aprilyawati, Maidawati Retnongingsih, dan Bendahara Salimah Erika Santi. | Dokumentasi
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung menjadi saksi peluncuran buku “Terjebak di Puncak”, yang mengangkat kisah perjalanan hidup Maidawati Retnoningsih selama 244 hari menjadi istri Penjabat Gubernur Lampung Samsudin.
Buku ini yang diluncurkan pada Senin, 10 Februari 2025, di Ruang Aula Utama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, bertujuan untuk memberikan inspirasi serta memotivasi pembaca, khususnya perempuan, untuk terus berjuang dan berperan aktif dalam kehidupan sosial dan politik.
Rita Aprilyawati, Ketua PW Salimah Lampung, didampingi oleh Bendahara Erika Santi, hadir dalam kegiatan tersebut.
Rita mengapresiasi peluncuran buku tersebut sebagai titik awal dari kontribusi pemimpin perempuan dalam perjuangan di kancah sosial politik serta kiprahnya dalam meningkatkan literasi di Lampung.
Rita Aprilyawati berharap agar buku ini dapat menggugah semangat para pembaca untuk terus bergerak maju, terutama dalam menghadapi tantangan hidup dan berkontribusi untuk pembangunan daerah.
“Semoga buku ini dapat memberikan pelajaran berharga dan memotivasi para perempuan untuk tidak takut dalam mengambil peran di berbagai bidang,” ujar Rita Apriliyawati.
Selain itu, Salimah Lampung juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan literasi yang menginspirasi dan membangun.
Salimah menganggap pentingnya menciptakan ruang bagi pemimpin perempuan agar dapat terus berkembang, memberi dampak positif, serta berperan dalam kemajuan masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh PJ Gubernur Lampung, Samsudin. Pj. Gubernur. Samsudin mengatakan, ini merupakan catatan perjalanan dan refleksi dari seorang istri Pj. Gubernur.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya Maidawati Retnoningsih atas keberanian, kejujuran dan ketulusan dalam menuliskan pengalaman selama mendampingi saya,” ujarnya.
Buku yang ditulis oleh Maidawati Retnoningsih adalah kisah pribadi, tetapi juga sebuah potret realitas tentang dinamika tantangan dan pengalaman yang tidak semua orang mengetahui di balik layar seorang pimpinan daerah.
“Maidawati ini memiliki peran yang bukan hanya sekedar pendamping tetapi juga mitra strategis yang selalu memberikan dukungan moral, emosional dan intelektual dalam berbagai situasi,” ujarnya.
Pj. Gubernur meyakini bahwa dibalik setiap keputusan yang diambil dan setiap langkah dalam menjalankan amanah ada peran besar seorang istri yang penuh kesabaran, penuh pengertian dan ketulusan. Semoga peluncuran
Buku ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi lebih banyak karya literasi yang membawa perubahan positif, khususnya dalam pemberdayaan perempuan di Lampung. []

Tinggalkan Komentar Anda