Dari kiri ke kanan. Andi Warisno, Nasrullah Yusuf, Samsudin, dan Sjachroedin ZP. | Adian Saputra
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Penjabat Gubernur Lampung Samsudin mengatakan, rill gubernur Lampung itu hanya Komjen Pol (Purn) Sjachroedin ZP. Gubernur setelah Sjachroedin hanya melanjutkan.
Komentar berseloroh ini disampaikan Samsudin Kamis pekan lalu, 30/1/2025, saat menerima kunjungan mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP di Masjid Al Hijrah, Kota Baru. Bersama Samsudin ikut menerima pula Ketua Tim Pembangunan Masjid Nasrullah Yusuf yang juga Rektor Universitas Teknokrat Indonesia.
Sjachroedin ingin melihat kelanjutan Kota Baru dan masjid yang diupayakan kelanjutan pembangunan oleh Samsudin. Samsudin sendiri pada 6 Februari ini akan mengakhiri masa jabatannya.
Jika tak ada aral melintang, pasangan Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela akan dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur.
Saat ramah tamah usai salat zuhur Kamis lalu, Samsudin mengatakan, peran Sjachroedin dalam pembangunan Lampung sangat besar. Selain Kota Baru, Sjachroedin juga dikenal karena menginisiasi pembangunan Menara Siger dan kampus Itera.
Kata Samsudin, Sjachroedin juga dikenal karena cepat bertindak untuk pembangunan Lampung. Ia mengaku belajar dari Sjachroedin agar tidak takut melakukan inovasi selama tidak menyelewengkan jabatan dan melakukan korupsi.
Kota Baru dan masjid ini pun, ujar Samsudin, tidak akan ada jika Sjachroedin tidak memulainya saat ia menjadi gubernur.
Samsudin berharap pembangunan Kota Baru dan Masjid Al Hijrah terus berlanjut semasa kepemimpinan gubernur Rahmat Mirzani Djausal. []

Tinggalkan Komentar Anda