Politik

M Rafieq Adi Pradana Cucu KH Arief Makhya Rintis Kepemimpinan Daerah dari Kota Metro

M Rafieq Adi Pradana Cucu KH Arief Makhya Rintis Kepemimpinan Daerah dari Kota Metro

M Rafieq Adi Pradana

M Rafieq Adi Pradana

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Hasil hitung cepat pilkada Kota Metro yang baru lalu menempatkan pasangan calon Bambang Iman Santoso-Rafieq Adi Pradana sebagai pemenang hitung cepat.

Pasangan ini lumayan mengagetkan publik karena menumbangkan duet petahana, Wahdi Sirajuddin-Qomaru Zaman.

Yang menarik dari sosok pemenang terpilih ada pada sosok Rafieq Adi Pradana. Siapa anak muda ini?

Rafieq adalah anak sulung dari Edy Irawan Arief, ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Lampung.

Edy punya reputasi mentereng dalam dunia pendidikan. Ia pernah menjadi direktur pascasarjana di UBL dan Universitas Saburai.

Edy juga pernah mencalonkan diri beberapa kali menjadi kepala daerah.

Tahun 2000 sewaktu wali kota Bandar Lampung masih dipilih oleh anggota DPRD, Edy maju berpasangan dengan Wirdati Alii, tetapi belum beruntung.

Ketika pilkada Lampung Barat tahun 2017, Edy juga maju berpasangan dengan Ulul Azmi Soltiansa, tetapi belum berhasil.

Kini, aktivitas Edy dalam ranah politik menurun kepada putra sulungnya, Rafieq Adi Pradana.

Versi hitung cepat, pasangan Bambang-Rafieq menang.

Pasangan ini unggul versi hitung cepat Rakata sebesar 61,45 persen Pilkada Metro.

M Rafieq Adi Pradana lahir di Bandar Lampung 11 November 1991. Ia menempuh pendidikan sampai gelar doktor.

Ia berkuliah S1 sarjana ekonomi di Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, S2 Magister Manajemen Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, dan S3 Doktor Universitas Islam Raden Intan.

Ayah tiga anak itu juga berprofesi sebagai dosen sebelum mencalonkan diri sebagai calon wakil wali Kota Metro bersama dengan Bambang Iman Santoso.

Rafieq adalah dosen di STIE Krakatau dan Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai.

Rafieq dalam skop organisasi, pernah menjabat Ketua Yayasan Mahya Abdi Bangsa, tenaga ahli DPRD Lampung 2023-2024, dan Kepala Bidang LPPM Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai tahun 2024.

Yang menarik, kakek Rafieq adalah mendiang ulama terkemuka Lampung, KH Haji Arief Makhya.

Buya Arief Mahya berpulang ke Rahmatullah Rabu, 15/5/2024, pada pukul 14.30 WIB, di Rumah Sakit Urip Sumoharjo.

KH Arief Makhya merupakan muhtasyar yang sangat memahami sejarah Nahdlatul Ulama (NU) di Provinsi Lampung.

Dilahirkan pada 6 Juni 1926 di Lampung Barat, usia KH Arief Makhya tercatat 98 tahun menurut ijazah negara.

Namun, menurut catatan keluarga, ia sebenarnya lahir pada 1923, yang berarti usianya mencapai 101 tahun.

Kini, Rafieq meniti karier di politik dan pemerintahan. Jika hasil hitung resmi KPU menetapkan pasangan Bambang-Rafieq sebagai pemenang, cucu KH Arief Makhya ini sedang merintis jalan kepemimpinan daerah.

Sesuatu yang belum dicapai bahkan oleh ayah kandungnya sendiri: Edy Irawan Arief. [@adiansaputra27]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda