Berita Foto Politik

Nobar Debat Pilgub Lampung Gelaran Teknokra Unila, Tidak Ada yang Berani Bahas Disrupsi

Nobar Debat Pilgub Lampung Gelaran Teknokra Unila, Tidak Ada yang Berani Bahas Disrupsi

Nobar dan diskusi debat kandidat gubernur Lampung. | Bhazair Ayuningtyas

Nobar dan diskusi debat kandidat gubernur Lampung. | Bhazair Ayuningtyas

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ridwan, peserta diskusi publik debat kandidat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung 2024, yang berasal dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lampung beranggapan, para pasangan calon (paslon) tidak ada yang berani membahas segmen yang mengarah pada disrupsi.

Diskusi publik sekaligus nonton bareng yang diinisiasi oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teknokra Universitas Lampung (Unila) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung ini, diadakan di Lamban Akas HMI, Kemiling Bandar Lampung pada tadi malam.

Diskusi publik ini terbuka secara umum. Ridwan menanggapi, para paslon sangat bagus, tetapi tidak ada yang berani membahas segmen disrupsi atau perubahan.

Dikutip dari beberapa sumber, era disrupsi adalah masa di mana inovasi dan perubahan terjadi secara besar-besaran dan fundamental.

Perubahan ini mengganggu dan mengubah tatanan yang sudah ada, membawa cara-cara baru dalam berbisnis, bekerja, berkomunikasi, dan menjalani kehidupan sehari-hari.

“Kalau disuruh menanggapi, sebenarnya dua-duanya sama kerennya. Tidak ada yang benar-benar berani membahas tentang segmen disrupsi. Dua-duanya sama-sama memanipulasi dialektika lewat kalimat-kalimat akademis saja,” ujarnya.

Ia beranggapan, debat malam tadi seperti debat pembuka tentang bagaimana publik dikenalkan tentang dua paslon ini.

Ridwan mengungkapkan, pada debat malam tadi, paslon 01, Arinal-Sutono, tertinggal untuk mengambil pasar kaum anak muda.

“Yang sangat disayangkan, kubu 01 tidak mengambil pasar anak muda. Sebenarnya ini hanya beradu-adu, bagaimana publik diyakinkan teralgoritma bahwa inilah paslon kita,” ucapnya.

Dia mempertanyakan penyampaian remote job yang disampaikan oleh calon wakil gubernur nomor urut 2 Jihan Nurlela terkait pasar anak muda.

Apakah sumber daya manusia (SDM) kaum muda ini sudah mampu untuk mengambil fungsi tersebut.

Menurut Ridwan, banyak kelompok yang lebih paham akan pembahasan-pembahasan debat malam tadi.

Dia pun berharap, pada debat berikutnya akan lebih menarik layaknya debat pada umumnya.

Debat kandidat Pilkada Lampung 2024 ini diadakan malam tadi di Hotel Novotel. Dengan kandidat paslon 01 Arinal Djunaidi dan Sutono. Paslon 02 Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela. [Bhazair Ayuningtyas]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda