Berita Foto Bandar Lampung

Hujan Deras, Area Parkir Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Tergenang

Hujan Deras, Area Parkir Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Tergenang

Area parkir Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung tergenang. | Azzahra Liudza

Area parkir Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Raden Intan Lampung tergenang. | Azzahra Liudza

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Banjir melanda kawasan Jalan Endro Suratmin, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, tepatnya di Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL).

Banjir ini terjadi pada Rabu malam 26/09/24 diakibatkan hujan yang cukup lama. Hujan yang deras mengakibatkan luapan embung dan air disekitaran UIN RIL.

Berdasarkan informasi yang didapat, banjir menggenangi area parkir FDIK UIN RIL hingga mata kaki.

Sejumlah kendaraan mahasiswa tidak bisa menempati area parkir yang tergenang air, sehingga mengakibatkan kurangnya lahan parkir yang tersedia.

“Tempat parkir selalu terkena banjir kalau hujan, kita sebagai mahasiswa kesulitan mencari lokasi parkir karena area tergenang air,” ujar Albina, mahasiswi setempat, hari ini.

Menurut penuturan Bilna, walaupun banjir nantinya akan surut, tetap mengganggu aktivitas mahasiswa.

Tidak hanya itu, ia juga berharap agar pihak UIN RIL terkhususnya FDIK ada gerakan yang sekiranya dapat mengurangi banjir yang sering terjadi ketika hujan.

Annastasya, mahasiswi lainnya, juga beranggapan bahwa genangan yang melanda area parkir FDIK ini juga sangat mengganggu aktivitas mahasiswa.

“Menurut saya banjirnya sangat mengganggu aktivitas kampus dikarenakan menjadi kurang lahan untuk parkir sehingga mengakibatkan terjadinya parkir sembarangan dan tidak teratur. Area parkir yang tergenang itu di depan Gedung Dekanat jadi sepertinya kurang enak dipandang,” kata Annastasya.

Tidak hanya itu. Ia juga berharap agar pihak UIN RIL bisa memperbaiki tempat parkir yang tergenang agar tidak menyulitkan mahasiswa mencari lahan parkir di musim hujan. [Azzahra Liudza]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda