Survei Rakata. | Sugiono

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendapatkan elektabilitas tertinggi d Provinsi Lampung berdasarkan hasil survei Rakata Analytics and Advisory.
Pasangan Prabowo-Gibran memperoleh elektabilitas 49,65%, Ganjar Pranowo-Mahfud MD (21,65%) dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (18,25%). Periode survei ini 1-5 Februari 2024.
Adapun swing voters atau mereka yang belum menentukan pilihan berjumlah 10,45%.
Demikian dikatakan peneliti Rakata Analytics and Advisory, Fatih Raftsaal H Kuswanto, saat menyampaikan hasil survei di kafe Bento Kopi Lampung, Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandar Lampung, Sabtu siang, 10/2/2024.
Raftsaal menjelaskan, survei ini berdasarkan populasi seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Lampung di 15 kabupaten/kota.
Responden adalah mereka sudah memiliki hak pilih, berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah pernah menikah ketika survei dilakukan. Nama responden juga tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang dikeluarkan KPU Lampung.
Raftsaal menjelaskan, pihaknya mengambil jumlah sampel sebanyak 2.000 responden dengan metode stratified random sampling dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error/MoE) ±2,19%, pada tingkat kepercayaan 95%, serta sampel terdistribusi secara proporsional.
Ia menambahkan, berdasarkan hasil survei, usia pemilih gen Y tertinggi dengan angka 44,66%, gen Z (23,90%), dan Gen X (21,40%), serta baby boomers (10,06%).
Raftsaal menambahkan, untuk partisipasi pemilih berdasar kultural, ormas NU berjumlah 66,50%, Muhammadiyah (11,10%), Lembaga Dakwah Islam Indonesia/LDII (1,70%), Jamaah Tablig (0,80%), dan menyatakan ketidaktahuan (19,90%).
Ia menyatakan, pada saat hitung cepat (quick count) nanti, Rakata menggunakan WhatsApp dan sistem cadangan untuk relawan untuk mengirimkan sampel data.
“Quick count akan diselenggarakan di Hotel Horison yang juga akan melibatkan lembaga survei Kuadran,” ungkapnya.
Ia menegaskan, relawan yang dipilih untuk pengambilan sampel memiliki kredibilitas yang bisa dipertanggungjawabkan sehingga hasil prediksi survei dan di lapangan tidak jauh berbeda.
Ia menjelaskan, relawan yang dilibatkan pada hitung cepat nanti berjumlah 500 orang yang akan disebar di berbagai tempat pemungutan suara.
Selain itu, pada saat hitung cepat akan mengundang pemangku kepentingan yakni para petinggi partai, Pemerintah Provinsi, dan pemda kota/kabupaten. [Sugiono]

Tinggalkan Komentar Anda