Susilawati Balga, pemilik Mutiara Sikep. | Zahara Nurfaizah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mutiara Sikep, UMKM kerajinan tapis Lampung yang sudah keliling Indonesia, hadir di Festival Nemui Nyimah 2023 kemarin.
Dalam festival ini, Pemerintah Provinsi Lampung menyajikan banyak kegiatan untuk masyarakat, di antaranya Semarak UMKM dan Festival Band Pelajar.
Tahun ini, semarak UMKM dimeriahkan oleh 50 lapak. Pemprov dalam hal ini berupaya memberikan dukungan kepada UMKM.
Salah satu gerai yang ada di festival ini adalah Mutiara Sikep. Mutiara Sikep adalah UMKM yang bergerak pada bidang kerajinan tapis Lampung binaan dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf).
Mutiara Sikep menghadirkan tapis maupun suvenir Lampung dalam beberapa kualitas. Mereka juga menggunakan dua metode untuk membuatnya, yaitu manual tangan dan bordir.
Hal ini dilakukan agar harga tapis yang dihasilkan masih terjangkau. Beberapa contoh kerajinan yang dihasilkan adalah tas, selempang tapis, baju, dan suvenir seperti gantungan kunci.
Harga produk dibanderol Rp10 ribu-Rp3 juta. Kerajinan ini banyak menarik perhatian dari masyarakat.
Sejak memproduksi pada 2016, Mutiara Sikep telah mengikuti banyak acara lokal maupun nasional untuk menjadi perwakilan Lampung.
Contohnya menjadi 30 UMKM Terpilih Bangga Buatan Indonesia dari Kementerian Perindustrian, mengikuti Diklat Expo pada 2022. Pada 2022, bazar di BSD Tangerang, seminar seni kriya di Yogyakarta, dan pameran Infrada di Sumatera Selatan pada 2018.
Mutiara Sikep beralamat di Jalan Ekorbia 7, Blok 19 B1 Nomor 5 Perumahan Beringin Raya, Kemiling, Bandar Lampung.
Mutiara Sikep yang awalnya merupakan usaha perseorangan kini telah memiliki lima karyawan.
“Semoga kami dapat memberikan lapangan pekerjaan untuk lebih banyak orang. Serta tapis yang merupakan kebudayaaan asli Lampung bisa kami angkat dan kenalkan ke tingkat nasional dan internasional. Semoga pemerintah akan selalu mendukung UMKM,” ujar Susilawati Balga, pemilik Mutiara Sikep, kemarin. [Zahara Nurfaizah]

Tinggalkan Komentar Anda