Ummu Hani (kiri) dan Yeni Widarsih (kanan). | Dokumentasi Ummu Hani

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sekretaris Muslimat Dewan Dakwah Lampung Yeni Widarsih kemarin menghadiri Semarak Milad Ke-7 Tapis Blogger di Notizhut, Sukarame, Bandar Lampung.
Panitia menghadirkan dua narasumber dalam gelar wicara, yakni jurnalis Adian Saputra dan selebgram dan pemengaruh (influencer) terkenal Lampung Ummu Hani.
Ummu Hani sebelumnya memberikan pengalaman ia selama ini membuat konten di media sosial. Konten yang dibuat Ummu viral soal jalan rusak di Tanjungbintang dan Rumbia. Namun, Ummu juga menghadapi cercaan warganet di konten yang ia unggah.
Bahkan, ada ujaran kebencian yang ia alami. Padahal konten yang dibuat Ummu memang ia niatkan untuk mengetuk kepedulian pemangku kepentingan agar memperhatikan hak rakyat atas infrastruktur jalan yang mulus dan mantap.
Ummu Hani bahkan berurai air mata kala menjelaskan pengalaman dia selama ini dalam membuat konten di media sosial.
Yeni Widarsih yang hadir juga tertegun. Ia tak menyangka imbas dari konten viral itu dirasakan pembuatnya. Dalam sesi khusus, Yeni minta waktu bicara.
Kata Yeni, awalnya ia belum menemukan senyawa kala mengikuti acara ini. Namun, usai mendengar cerita Ummu Hani, Yeni kagum dengan kontribusi kreator konten. Yeni bahkan tak menyangka dirinya juga ikut menangis saat mendengar pemaparan Ummu Hani.
“Saya menyesal tak bawa tisu kering untuk mengelap air mata,” kata Yeni.
Yeni bahkan mendoakan Ummu Hani dan semua kreator konten agar diberikan perlindungan oleh Allah swt karena sudah mau berjuang menyuarakan kepentingan publik.
“Kreator konten semacam ini adalah manusia yang paling bermanfaat. Dan sebaik-baik manusia adalah mereka yang punya manfaat kepada orang lain, masya Allah,” ujar Yeni sambil memeluk Ummu Hani.
Tapis Blogger dibentuk untuk memperkuat literasi di Lampung. Komunitas ini dibentuk atas inisiatif empat perempuan narablog: Naqiyyah Syam, Izzah Annisa, Fitri Restiana, dan Heni Puspita.
Ajang pertama Tapis Blogger yang juga menandai hari jadinya adalah kegiatan pertama di Hotel Horison pada 31 Agustus 2016. Ajang itu berupa silaturahmi dan lomba menulis bekerja sama dengan JNE. [Sugiono]
