Yuni Karnelis

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota DPRD Bandar Lampung Yuni Karnelis melaksanakan kegiatan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) di Kelurahan Sumurbatu, Minggu (25/6).
Dalam sambutannya, Yuni mengatakan, pemuda adalah kekuatan yang penting dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila saat ini, sementara generasi tua harus menjadi pendorong bagi pemuda.
Menurut Yuni, pendidikan adalah kunci paling ampuh untuk mengubah banyak hal. Hal ini akan menjadi kemampuan pemuda dalam menyaring informasi apa saja yang mereka terima.
Seorang pemuda akan berpikir kritis dalam menyelesaikan tantangan yang dihadapi saat ini, misalnya, isu toleransi. Semua informasi yang diterima dari sosial media harus disaring, difilter, mana yang logis dan mana yang tidak logis.
Yuni pun mengungkapkan kegelisahannya terkait turunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda saat ini.
“Saya khawatir dengan kondisi saat ini. Kemajuan teknologi mempunyai nilai plus tersendiri, tapi juga ada kemunduran di generasi muda dalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila,” kata Yuni.
Yuni melanjutkan, ada beberapa penyebab lunturnya nilai–nilai Pancasila pada generasi muda. Pertama, kurangnya peranan pendidikan agama dalam pembentukan sikap remaja.
Kedua, kurangnya pendidikan Pancasila di sekolah formal dan informal. Ketiga, kurang efektifnya pembinaan moral yang dilakukan oleh lingkungan (orangtua, sekolah maupun masyarakat) sehingga terjadi penyimpangan terhadap nilai-nilai.
Yuni berharap, kegiatan IPWK yang dilakukan oleh pemerintah melalui DPRD Bandar Lampung ini mampu membangkitkan semangat generasi milenial untuk terus berkarya demi masa depan Indonesia.
Dengan demikian, generasi milenial mampu memperkokoh NKRI dalam menghadapi segala bentuk tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan persaingan global untuk ketahanan nasional.
Hadir sebagai narasumber Ketua DPD PKS Bandar Lampung Muhammad Suhada dan pegiat Garuda Keadilan Provinsi Lampung Fajar Ghosiyah. []
