Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

MDH Community Sukseskan Ukhuwah Fest 2023, Sony Abi Kim Paparkan Pola Pertolongan Allah

MDH Community Sukseskan Ukhuwah Fest 2023, Sony Abi Kim Paparkan Pola Pertolongan Allah

Ukhuwah Fest. | Dok

Ukhuwah Fest. | Dok

Wartalampung.id, Bandar Lampung – MDH Community yang dibina Dian Dwi Agustin, bos Sambel Alu dan Rokez Roti Keset Lampung, ikut serta menyukseskan Ukhuwah Fest 2023.

Ukhuwah Fest 2023 yang diselenggarakan Minggu lalu, 18/6/2023, di Hotel Horison Lampung, adalah perhelatan hasil kolaborasi PPA Institute, Tenang Hati, dan MDH Community.

Ratusan peserta hadir dari penjuru Lampung dengan antusias untuk mengikuti kegiatan Ukhuwah Fest 2023. Ukhuwah Fest 2023 kali ini menghadirkan narasumber Ustaz Kafy Hamdan (dai muda Lampung), Kak Suhe (trainer PPA For Parenting), Dian Dwi Agustin (pemilik Sambel Alu dan Rokez Roti Keset Lampung), dan Ustaz Sony Abi Kim (Co-Founder PPA Institute).

Sony Abi Kim juga mendapat julukan ustaz sejuta umatnya komunitas PPA. PPA adalah singkatan dari Pola Pertolongan Allah, sebuah wadah untuk pembelajaran berupa kelas daring dan luring dengan sebuah pola atau benang merah yang ternyata ada pada hampir semua orang-orang yang mendapat keajaiban dalam hidupnya.

Pola inilah yang Allah ditemukan Rezha Rendy dan diajarkan kepada puluhan ribu orang di Indonesia bahkan luar negeri. Hasilnya dipercaya mampu menyelesaikan permasalahan hidup dan keinginan-keinginan yang tampaknya mustahil.

Sony bilang, bukan PPA-nya yang dahsyat, melainkan Allah swt. PPA hanya wasilah. Namun, yang paling penting dari buku PPA dan kelas privat PPA ini adalah ketauhidan kepada Allah swt makin terasa.

Para pembaca dan peserta kelas privat dapat merasa dekat dan dapat menghadirkan Allah dalam setiap detik hidupnya dan itulah puncak pencapaiannya.

PPA ini bukanlah sekadar memotivasi atau menginspirasi, melainkan memberikan langkah-langkah solusi yang dengan izin Allah telah membantu puluhan ribu alumninya di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri untuk keluar dari permasalahan utang, hubungan, jodoh, bisnis, umrah, haji, keturunan, membeli rumah, dan lainnya.

Sony Abi Kim mengangkat tema bagaimana kita memahami surrender. Ia menyampaikan surrender itu bukan pasif, melainkan jika dikaji dalam Alquran semua terminologi yang merepresentasikan surrender itu semuanya upaya aktif.

Dan hal yang pertama harus dilakukan adalah tawakal. Tawakal, kata dia, tidak bisa diartikan kepasrahan secara pasif yang menyiratkan unsur kemalasan, keputusasaan, dan sikap minimalisme, tetapi kepasrahan secara aktif, sesuai kapasitas manusia sebagai hamba dan khalifah yang menuntut tanggung jawab.

Dan yang kedua tafwidh, semuanya diserahkan kepada Allah swt. Sedangkan yang ketiga taslim, yang berarti keberserahan atau kepasrahan, pasrah sepenuhnya kepada Allah swt. [Desliyani Natalia]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda