Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Kepada pemuda penggemar Futsal Tanggamus | Tim Al Muzzammil

Wartalampung.id, Tanggamus – Anggota DPR/MPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf melakukan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada para pemuda penggemar Futsal di Rantau Tijang, Pugung, Kabupaten Tanggamus. Acara berlangsung di GSG Yusuf Jaiz, Rabu, 23/12/2020.
Dalam paparannya, Al Muzzammil menyampaikan, sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika di masa pandemi dilakukan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
“Di masa pandemi virus corona, kami tetap mengedepankan protokol kesehatan, dan tidak mengurangi semangat kita untuk terus memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya 4 Pilar kebangsaan,” tutur Al Muzzammil melalui rilisnya.
Dia mengatakan, sebagai warga negara, harus memahami visi dan misi Pengkaderan Bangsa, yang meliputi; sebagai negara demokratis, sebagai negara hukum, SDM unggul, SDA kaya, dan merealisasikan Pembukaan UUD Dasar 1945. Selain itu harus saling menghormati, menjaga Bhineka Tunggal Ika, dan menjaga kerukunan beragama.
“Maka dengan adanya sosialisasi ini akan menumbuhkan rasa cinta tanah air pada diri kita semua, dan tentunya akan memperkokoh pertahanan dan NKRI,” Ujarnya.
Al Muzzammil juga meminta pemuda juga harus hapal Pancasila dan lagu-lagu kebangsaan dengan meminta peserta membacakan Pancasila dan menyanyikan lagu kebangsaan.
“Pemuda harapan bangsa wajib hafal Pancasila dan Lagu-lagu Kebangsaan Indeonesia,” Imbuhnya.
Di tempat yang sama, panitia acara, Sosper Irawan menyampaikan terimakasih atas kehadiran para pemuda pencinta Futsal. Menurutnya, pemuda harus memahami dan sadar akan Undang Undang dan perangkat aturan, serta hukum lainnya.
“Kegiatan ini cukup bagus dan cukup menarik dan tema juga sangat bermanfaat terutama bagi pemuda agar lebih mencintai NKRI,” ujarnya.
Acara diikuti oleh kurang lebih 150 perserta pemuda pecinta Futsal dari Kecamatan Pugung, Pagelaran dan Talang Padang, serta tokoh masyarakat.(*)
