Berita Foto Opini

Opini: 3 Tips Meningkatkan Minat Baca

Opini: 3 Tips Meningkatkan Minat Baca

Shofia Aulia

Shofia Aulia

Oleh Shofia Aulia, Mahasantri Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung

Di zaman yang serbamodern ini membuat masyarakat tidak tertarik untuk meningkatkan budaya literasi. Hidup di zaman yang serbaada membuat masyarakat tak bisa lepas dari gawai. Apakah itu ponsel cerdas, laptop, tablet, ataupun yang lainnya.

Seperti kita ketahui, kita bisa melakukan banyak hal melalui satu gawai dalam genggaman. Bukan hanya berupa berita-berita mengenai isu-isu terkini, melainkan memesan makanan, transportasi bahkan kita bisa membaca buku di perkakas elektronik itu.

Membaca buku fisik lebih menyenangkan karena kita akan lebih fokus. Berbeda dengan membaca buku elektronik di gawai.

Banyak gangguan yang akan mengalihkan konsentrasi membaca kita saat membaca. Godaan untuk berselancar di media sosial, membalas pesan atau bahkan membuka situs lainnya.

Kesadaran pentingnya membaca buku sudah dimiliki setiap orang, Namun tak dipungkiri bahwa masyarakat Indonesia masih jauh dari budaya literasi. Tak sedikit orang yang malas membaca.

Padahal membaca buku terbukti memiliki banyak sekali manfaat. Selain menambah ilmu pengetahuan, membaca juga dapat memperkaya perbendaharaan kata dan mengurangi stres.

Beberapa faktor menyebabkan orang kekurangan minat membaca antara lain mahalnya harga buku, terbatasnya akses terhadap buku, koleksi buku yang tidak lengkap di perpustakaan hingga godaan gadget.

Ada 3 tips untuk meningkatkan minat kita dalam membaca.

1. Cari bacaan sesuai minat kita

Setiap orang pasti memiliki ketertarikan dalam bidang tertentu. Mulailah membaca sesuai minat agar lebih penasaran.

2. Luangkan waktu minimal 30 menit untuk membaca buku dalam sehari

Sesibuk apa pun kita, untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita, kita harus meluangkan waktu  untuk membaca buku, seperti kata pengarang buku asal Amerika Serikat, Dr Seuss.

“The more that you read, the more things you will know. The more that you learn, the more places you’ll go.”

3. Ciptakan tantangan membaca

Setelah minat baca kita mulai tumbuh dan memiliki waktu sendiri untuk membaca, langkah berikutnya adalah membuat tantangan agar diri kita tetap termotivasi untuk membaca. Contohnya, bila kita terbiasa membaca buku fiksi, maka sesekali beralihlah pada buku nonfiksi.

Hal ini tentu saja akan mendapatkan suasana baru, sehingga memungkinkan kita untuk menemukan penulis favorit dan memperkaya kosakata yang kita miliki. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda