Menanam sayuran hidroponik di RSP YBM PLN-IZI Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Laznas IZI Perwakilan Lampung memiliki bermacam program unggulan baik yang bersifat sosial ataupun pemberdayaan. Salah satunya program pemberdayaan unggulannya adalah Program Rumah Singgah Pasien (RSP) YBM PLN-IZI Lampung.
Program RSP merupakan layanan tempat singgah gratis bagi pasien duafa dari luar Bandar Lampung yang sedang menjalani rawat jalan di rumah sakit rujukan.
Selama di RSP, pasien dan pendamping akan mendapatkan fasilitas berupa layanan tempat tidur yang aman dan nyaman, fasilitas antar-jemput menggunakan ambulans, serta fasilitas makan dan minum.
Semua diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Di samping itu, mereka juga diberikan kegiatan pembinaan keislaman dalam rangka memperkuat rohani dan keimanan mereka.
Guna menunjang kebutuhan makan pasien dan pendamping sehari-hari, pengurus RSP menginisiasi kegiatan budi daya tanaman dengan sistem hidroponik.
Kegiatan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sayur di RSP. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini pasien dan pendamping menjadi tidak jenuh selama menunggu jadwal pengobatan berikutnya di rumah sakit.
Jenis sayuran yang ditanam yaitu kangkung, bayam dan sawi.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan berupa sayuran bagi pasien dan pendamping di RSP. Selain itu, diharapkan selama kegiatan ini berjalan, pasien dan pendamping menjadi lebih terhibur dan tidak jenuh karena menunggu jadwal pengobatan berikutnya. Mereka bisa ikut menanam bahkan nantinya mereka bisa panen dan mengonsumsi sayuran hasil hidroponik ini,” ungkap Fahri Galang Reinaldi, Kepala RSP YBM PLN – IZI Lampung.
Kegiatan menanam sistem hidroponik ini dimulai dengan proses persiapan dari mulai pembuatan media dan penyemaian benih sayuran oleh para pasien dan pendamping.
Kemudian, setelah tiga hari benih sudah tumbuh dan siap ditanam di media hidroponik yang telah disiapkan. Selanjutnya untuk proses panen sesuai dengan lamanya jenis sayur yang ditanam.
Para pasien dan pendamping menjadi senang dan bisa belajar bagaimana cara menanam sayuran dengan sistem hidroponik.
“Alhamdulillah kami bisa belajar bagaimana cara menanam sayuran dengan cara hidroponik ini. Biasanya hanya lihat di rumah-rumah orang saja. Sekarang kami bisa ikut menanam sendiri, jadi tambahan kegiatan untuk kami di sini,” ujar Sutarti (54 tahun), pasien RSP penderita kanker payudara asal Blambangan Umpu, Way Kanan.
“Selain itu kebutuhan makan selama saya di RSP tidak pernah kekurangan alias sangat cukup bagi kami. Kami ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya dan doa untuk para dermawan dan donatur yang telah membantu kami dengan program RSP ini. Semoga Allah swt membalas kebaikan donatur semuanya,” ujar Sutarti.
Fahri turut mendoakan kesembuhan dan kesehatan bagi para pasien dan donatur IZI.
“Semoga Allah swt memberikan kesembuhan bagi pasien RSP YBM PLN-IZI Lampung dan semoga Allah swt limpahkan keberkahan dan kesehatan untuk para donatur,” ujar Fahri. []
