Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Lampung. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian masyarakat, dimana sektor ini telah mendapatkan ujian selama masa pandemi Covid-19 yang lalu. Di saat usaha-usaha besar tidak mampu bertahan, UMKM mampu bertahan dengan inovasinya.
Hal ini mengubah perilaku masyarakat dari kegiatan transaksi offline menjadi online dengan menggunakan media internet sebagai sarana promosi dan transaksi. Pilihan saat ini UMKM mau tidak mau harus dapat mengikuti perubahan pola tersebut.
Namun demikian, tidak semua pelaku UMKM terbiasa menggunakan sosial media dalam menjalankan usahanya. Keterbatasan pengetahuan dan gagap teknologi menjadi salah satu alasan upaya tersebut belum dijalankan secara maksimal.
Upaya untuk meningkatkan UMKM yang berbasis teknologi diperlukan pendampingan terhadap UMKM secara kontinu dan terarah sehingga terciptanya sumber daya manusia yang mumpuni
Melalui program pengabdian kepada masyarakat berbasis komunitas yang didukung sepenuhnya oleh Litapdimas Kemenag 2022, Tim PKM Universitas Muhammadiyah Lampung mengadakan pelatihan bertema pemberdayaan UMKM melalui optimasi media digital pada komunitas Inkusi (inovasi Kewirausahaan Syariah) yang diketuai oleh Warsiyah (dosen Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam) dengan anggota Ahmad Luviadi dan Mashdaria Huwaina serta dibantu oleh 10 mahasiswa.
Peserta pelatihan sebanyak 30 Pelaku UMKM dengan produk beraneka ragam (kerajinan, rajutan, tapis Lampung, makanan dan minuman serta olahan) yang diselenggarakan selama 3 hari pada tanggal 19-21 Desember 2022. Kegiatan ini dihadiri juga oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang diwakili Herwan Achyar selaku Kepala Bagian Pengawasan IKNB, Pasar Modal dan EPK.
Pelatihan ini diselenggarakan di ruang rapat Universitas Muhammadiyah Lampung dan peserta pelatihan ini merupakan UMKM dari Kota Bandar Lampung.
Materi pelatihan yang diberikan meliputi cara membuat akun pada media sosial (Whatsapp bisnis, Facebook Bisnis dan Instagram Bisnis, Youtube), cara membuat akun membuka toko pada Marketplace (Shopee, Lazada, Tokopedia), membuat desain Canva, Google Bisnis, Website dan membuat perizinan melalui OSS.go.id dengan trainer Edi Darmawansah.
Peserta terlihat sangat antusias selama pelatihan ini karena sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan produknya sehingga dapat berkembang dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Pelaku UMKM berharap ada pelatihan lanjutan dari pelatihan ini yakni terkait literasi keuangan dan pembukuan serta laporan keuangan usaha karena sebagian besar pelaku UMKM belum memahaminya. []
