Bandar Lampung

Isah Sekolahkan Anak dari Jual Uduk Keliling di Jalan Pandawa II Sukarame Bandar Lampung

Isah Sekolahkan Anak dari Jual Uduk Keliling di Jalan Pandawa II Sukarame Bandar Lampung

Isah. | Fitri Amalia

Isah. | Fitri Amalia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Isah adalah pedagang nasi uduk keliling. Ia berjuang untuk menyekolahkan anaknya.

Isah harus berjuang menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggal meninggal suaminya. Ia berjualan nasi uduk keliling ke tempat kos di Jalan Pandawa ll, Sukarame, Bandar Lampung, dekat kampus UIN Raden Intan Lampung.

Isah atau yang akrab disapa Teteh oleh anak-anak kos, berjualan nasi uduk dengan cara berjalan kaki dari satu kos ke kos lain.

Ia menjajakan dagangannya dengan berteriak “yang nasi uduk, yang gorengan”.

Bukan hanya nasi uduk, Teteh juga menjual gorengan dan sayur matang. Nasi uduk dibanderol Rp5.000 per bungkus, untuk gorengan Rp1.000 per biji, dan sayur matang Rp4.000 per bungkus.

Ia berjualan sekitar 06.00-07.00.

“Anak saya ada tiga. Yang satu sudah menikah yang dua lagi masih sekolah. Ada yang kelas XI di MAN 1 Bandar Lampung, satunya lagi kelas V SD,” ujarnya kepada wartalampung.id. Sabtu, (10/12/2022).

Selain berjualan nasi uduk, Teteh juga mempunyai pekerjaan sampingan yaitu membantu membersihkan beberapa kos yang ada di sekitar Pandawa ll.

Salah satunya Kos Putri Humaira. Ia biasanya ia membersihkan kos setelah berjualan nasi uduk. [Fitri Amalia, Reporter Magang Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Raden Intan Lampung]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda