Advertorial

Mahasiswa PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Yuli Santika Juara Lomba Esai Matematika Nasional

Mahasiswa PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Yuli Santika Juara Lomba Esai Matematika Nasional

Yuli Santika. | Dokumentasi

Yuli Santika. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Setiap tahun, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia khususnya Program Studi S1 Pendidikan Matematika, menjadi juara nasional bidang matematika.

Kali ini mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia kembali berprestasi di tingkat nasional. Mahasiswa Teknokrat Yuli Santika meraih juara III Lomba Esai Matematika Nasional (Lemnas) yang diselenggarakan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Yuli merupakan mahasiswa angkatan 2019.

Dosen pembimbing, Nicky Dwi Puspaningtyas S.Pd., M.Pd, menyatakan, esai matematika yang dibuat oleh Yuli yaitu mengenai “Kain Tapis: Aktualisasi Matematika dengan Kearifan Lokal Lampung”.

Esai matematika Yuli Santika mengulas pembelajaran matematika yang lebih bermakna jika berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan budaya yang terdapat di lingkungan sekitar membuat peserta didik lebih mudah dalam memahami materi.

Metode Etnomatematika secara mengesankan menjadi jembatan masyarakat Lampung mengenalkan budaya. Kain tapis menjadi bahan peserta didik untuk berpikir bahwa ilmu matematika konkret pada budaya lokal dan menarik untuk dipelajari.

“Penyajian dalam pembelajaran metode etnomatematika dengan pendekatan kebudayaan Lampung sangat dibutuhkan untuk mempertinggi kualitas motivasi belajar, hasil belajar serta rasa cinta terhadap budaya sehingga terlihat bahwa kebudayaan masyarakat tetap dilestarikan dan dijaga untuk warisan kepada generasi selanjutnya,” kata Yuli Santika.

Adapun penyelenggaraan Lomba Esai Matematika tersebut dilaksanakan dari mulai tanggal 29 Agustus–17 September 2021 untuk mengumpulkan karya berupa esai matematika, kemudian pengumuman 10 besar esai terbaik diumumkan pada tanggal 30 Oktober 2021.

Setelah itu video presentasi mengenai esai tersebut dilakukan pada periode 30 Oktober–3 Desember 2022 pengumuman pemenang secara luring dan daring.

Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM memberikan apresiasi yang tinggi terhadap prestasi Yuli kali ini. Mahathir mengatakan, esai tentang matematika sebenarnya memiliki kesulitan yang tinggi.

Sebab, penulisnya harus mampu menarasikan teks dan konteks matematikanya. Namun, Yuli dengan baik mampu melakukan itu.

Mahathir mengatakan, kemampuan menulis esai mesti terus ditingkatkan kualitasnya. Ia ingin semua perlombaan terkait dengan esai bisa diikuti mahasiswa Teknokrat. Selain meningkatkan kualitas akademik dalam karya, juga bisa memotivasi mahasiswa lain untuk berkreasi pada bidang ini. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda