Ustaz Rusdi Ki Kabir dan jamaah PSKT Tanjungagung. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Penceramah Rusdi Ki Kabir kemarin mengisi pengajian rutin Pengajian Sosial Kerukunan Tetangga (PSKT) Kelurahan Tanjungagung di Masjid Jamik Al Istiqomah, Jalan Rajawali, kelurahan setempat.
Dalam pengajian, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Intan Lampung itu mengatakan, salah satu bentuk ibadah adalah berdoa. Ia mengajak jamaah untuk tekun berdia.
Khususnya usai salat. Sebab, doa usai salat hakukyakin dikabulkan Allah swt. Syarat berdoa, kata penyuluh agama berpengalaman itu, adalah yakin, mengangkat tangan, dan menundukkan kepala.
Rusdi mengatakan, doa mesti yakin akan diterima dan dikabulkan. Sebab, itu berpengaruh pada tingkat kekhusyukan dalam berdoa. Jika berdoa tapi tidak yakin, itu juga memengaruhi keyakinan.
Rusdi bilang, tugas hamba hanya ikhtiar dan doa. Bahwa kemudian doa kita diganti dengan yang lain yang lebih baik atau ditunda, itu semua hak Allah Swt.
Rusdi mengatakan, Allah Swt sangat senang dengan hamba yang rajin meminta dalam doanya. Maka itu, jamaah diajak untuk rutin berdoa. Kesungguhan kita dalam berdoa menjadi ukuran bahwa kita adalah hamba Allah swt yang taat.
Ketua PSKT Tanjungagung Atmawati menyambut baik ceramah Ustaz Rusdi Ki Kabir ini. Ia bahkan mendapat banyak respons dari jamaah bahwa isi dan gaya ceramah Rusdi sangat diminati.
Atmawati ingin ke depan Rusdi Ki Kabir bisa mengisi acara di PSKT. Rusdi sendiri adalah lulusan magister UIN Raden Intan Lampung. Sejak muda ia sudah berkiprah di dakwah dengan mahir sebagai qari dan pensyarah ketika event MTQ tingkat provinsi. [Sugiono]
