Berita Foto Nusantara

Tangan Diborgol dan Pakai Rompi Oranye, Rizieq Shihab Resmi Ditahan

Tangan Diborgol dan Pakai Rompi Oranye, Rizieq Shihab Resmi Ditahan

Rizieq Shihab Diborgol dan Kenakan Rompi Oranye Usai Jalani Pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya | ist

Rizieq Shihab Diborgol dan Kenakan Rompi Oranye Usai Jalani Pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya | ist

Wartalampung.id, Jakarta – Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab resmi ditahan oleh Polda Metro Jaya, terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan di Petamburan.

Rizieq selesai menjalani pemeriksaan pada Minggu dini hari, 13/12/2020 pukul 00.15, dan langsung dibawa ke rumah tahanan Ditres Narkoba Polda Metro Jaya.

Saat keluar dari ruang pemeriksaan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rizieq terlihat mengenakan baju oranye bertuliskan tahanan.

Ia juga sempat mengangkat kedua tangannya yang terikat cable ties saat digiring penyidik masuk ke mobil tahanan.

Kadiv Humas Pori Irjen Argo Yuwono mengatakan, Rizieq ditahan selama 20 hari ke depan yakni sampai 31 Desember 2020. Tujuannya, untuk mempermudah polisi melakukan proses penyidikan.

Baca: Rizieq Shihab Ditetapkan Jadi Tersangka Pelanggaran Protokol Kesehatan di Petamburan

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus sebelumnya menyatakan Rizieq hari ini diperiksa sebagai tersangka.

“Nanti kami periksa dengan status tersangka,” ujar Yusri, dikutip dari Kompas.com.

Rizieq datang ke Polda Metro Jaya setelah sebelumnya dua kali tak memenuhi panggilan polisi sebagai saksi, pada 1 dan 7 Desember lalu.

Ia dipanggil terkait dengan kerumunan yang ditimbulkan oleh acara pernikahan putrinya, Shafira Najwa Shihab, yang kemudian dilanjutkan dengan acara Maulid Nabi pada tanggal 14 November 2020.

Belum sempat memenuhi panggilan, Rizieq dan lima orang lain yang terlibat dalam kegiatan dijadikan tersangka oleh Polda Metro Jaya, pada Kamis, 10/12/2020.

Kepada awak media, Rizieq membantah bahwa dirinya mangkir dari pemeriksaan. Menurutnya, selama ini dirinya selalu berada di kediaman miliknya dan tak pernah pergi kemana-mama.

Rizieq mengaku hanya pernah pergi ke Petamburan yang merupakan lokasi markas FPI, serta ke kediaman anak dan cucunya di Sentul.

“Saya selalu ada di Pesantren Algokultural Markas Syariat, saya tidak pernah kemana-mana. Itu tempat tinggal saya, sekali-sekali saya turun ke Petamburan, saya turun ke Sentul untuk menengok anak dan cucu,” Kata Rizieq.(*)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda