Tari Ratoe Jaroe. | Ariani Nur Azizah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Tari yang dibawakan puluhan orang menjadi penampilan paling meriah di antara yang lain tadi malam. Para penari menampilkan gerakan tari yang terkesan sulit ini dengan kompak dan indah.
Penutupan Festival Pesantren Ke-7 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan tadi malam makin bergemuruh. Penampilan ini membutuhkan latihan selama sebulan lebih.
Dengan perombakan anggota dan perubahan gerakan, tari ini berhasil ditampilkan dengan luar biasa.
“Awalnya kaget pas pertama kali denger bakal nampilin tari ini. Soalnya gerakannya susah banget. Tapi ternyata nggak sesusah itu. Yang penting konsisten latihan aja,” ujar Anjani, salah satu anggota tari Ratoe Jaroe.
Dengan latihan yang panjang, para penari mengerahkan seluruh kekuatannya untuk penampilan ini.
Perjuangan mereka terbalas dengan suara tepuk tangan dan sorakan penonton yang sangat meriah. Penampilan ini juga semakin meriah dengan kembang api yang dihidupkan di akhir penampilan. [Ariani Nur Azizah, Anggota Ekskul Jurnalistik Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung]
