Lomba nasyid Festival Pesantren Ke-7. | Rosi Nurfadilah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Tim nasyid asal Pondok Pesantren Takhosus Al Hamidiyah Ismailiyun memasukan gerakan isyarat dalam gerakannya pada lomba kemarin ajang Festival Pesantren Ke-7 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung.
Ini adalah upaya mereka untuk memberikan informasi soal lagu yang dibawakan kepada penyandang disabilitas.
Lima remaja putri asal tim ini tampil dengan performa yang cantik dan memukau di atas panggung.
Suara yang mereka hasilkan membuat perhatian juri dan penonton fokus kepada mereka. Gerakan bahasa isyarat itu juga masuk dalam koreografi mereka.
Dengan percaya diri, mereka menggerakkan tanggan seperti membuat frasa “terima kasih” dalam koreografi ditambah dengan gerakan yang sama persis. Hal itu membuat yang lain terpukau. [Rosi Nurfadilah, Anggota Ekskul Jurnalistik Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung]
