Lomba tahfiz. | Alyana Herawati

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Lomba tahfiz Quran pada ajang Festival Pesantren Ke-7 gelaran Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung diikuti 98 peserta. Karena peserta banyak, panitia membagi ke dalam tiga sesi. Yakni bakda zuhur, bakda asar, dan bakda isya hari ini.
Para peserta lomba sabar menunggu. Sembari dipanggil oleh dewan juri, beberapa peserta mengulang-ulang hafalan.
Mereka duduk berjarak di Masjid Safinatul Ulum kampus setempat. Mereka konsentrasi dalam mempersiapkan hafalan.
Suci, salah seorang peserta, mengakui ia tidak begitu yakin bisa optimal dalam lomba kali ini.
“Tadi sempat salah menebak nama surat yang diberikan pertanyaan juri,” ujarnya.
Namun ia tetap ceria karena senang bisa menjadi perwakilan sekolah dalam perlombaan ini. Apalagi dua tahun ajang ini tidak ada karena pandemi.
Suci mengatakan, ia kesulitan saat menghafal Alquran ketika ada ayat yang mirip antara satu surat dan surat lainnya.
Kata Suci, memang sebaiknya hafalan tetap mesti diulang saban hari.
“Supaya enggak lupa,” ujarnya. [Alyana Herawati, Anggota Ekskul Jurnalistik Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung]
