Striker Manchester United Anthony Martial | ist

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Striker Manchester United Anthony Martial disebut sebagai biang keladi gagalnya MU lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2020/2021. Hal itu dikatakan oleh Manajer Manchester City, Pep Guardiola. Menurutnya, Martial tidak begitu piawai dalam memaksimalkan peluang yang didapatkannya.
Guardiola berbicara mengenai kegagalan MU di Liga Champions jelang laga derby Manchester dalam lanjutan Premier League 2020/2021, di Old Trafford, Minggu 13 Desember 2020, dini hari WIB.
Dengan detail, Guardiola menyebut penyerang asal Prancis banyak membuang-buang kesempatan mencetak gol di laga-laga krusial penyisihan grup.
“Saat skor 1-1 melawan PSG, Martial memiliki dua peluang emas. Satu tanpa pengawalan penjaga gawang dan satu lagi hanya tinggal menghadapi bek, tapi dia gagal memaksimalkannya,” ujar Guardiola, seperti dikutip Caught Offside, Sabtu 12 Desember 2020.
Guardiola bilang, Setan Merah hampir saja membuat skor menjadi 3-3 dalam kekalahan 3-2 dari RB Leipzig yang membuat mereka tersingkir. Ketika laga tersebut memasuki menit akhir, Martial sebenarnya mempunyai peluang emas yang seharusnya bisa dikonversi menjadi gol.
Baca: Liga Champions, PSG Taklukkan MU di 16 Besar
“Saat melawan RB Leipzig mereka sebenarnya bisa mengubah skor menjad 3-3 pada menit ke-94. Bahkan, saat tertinggal 0-3 (dari RB Leipzig), ada umpan silang dari (Paul) Pogba ke (Harry) Maguire yang seharusnya bisa menjadi gol,” ujarnya.
Lantas, Guardiola membandingkan penampilan ManCity dengan MU ketika tampil di Liga Champions. Manajer asal Spanyol itu mengakui bahwa timnya selalu menghargai jerih payah para pemainnya ketika mereka berhasil memenangkan pertandingan.
“Itulah mengapa saya selalu mengatakan kepada para pemain ‘kerja bagus dan Anda telah membuat pekerjaan yang luar biasa, lalu pikirkan berikutnya’ ketika kami mememenangkan satu pertandingan di babak penyisihan grup. Hal yang sama juga kami lakukan di Premier League,” kata Guardiola.(*)
