Berita Foto Advertorial

PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Pengabdian dan Teken Nota Kesepahaman dengan SMAN 1 Sumberejo Tanggamus

PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Pengabdian dan Teken Nota Kesepahaman dengan SMAN 1 Sumberejo Tanggamus

Pengabdian Universitas Teknokrat Indonesia di SMAN 1 Sumberejo, Tanggamus. | Dokumentasi

Pengabdian Universitas Teknokrat Indonesia di SMAN 1 Sumberejo, Tanggamus. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia mengadakan pengabdian kepada masyarakat di SMAN 1 Sumberejo, Tanggamus, Selasa, 23 Agustus 2022 yang lalu.

Kali ini, tim dosen dan mahasiswa memberikan pengabdian berupa gerkan mengajar berbasis inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing.

Program ini didanai hibah Gerakan Revolusi Mental Kementerian Kemenko PMK dan Universitas Teknokrat Indonesia.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menghadiri langsung kegiatan ini.

Para dosen memberikan materi pada kegiatan ini.

Achmad Yudi Wahyudin M.Pd dan Dr Afrianto SS M Hum memberikan lokakarya kurikulum merdeka bagi tenaga pendidik dan kependidikan.

Kemudian pelatihan pembuatan game edukasi bagi siswa diberikan Parjito S.Kom M.Cs dan Donaya Pasha S.Kom M.Kom.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Helen Karlina S.Pd dan Kepala Sekolah hadir juga dalam kegiatan ini.

Usai memberikan materi, diadakan penandatangan nota kesepahaman antara kampus dan sekolah.

Sebanyak 50 guru mengikuti program ini.

Beberapa mahasiswa Teknokrat juga membantu pada sesi pelatihan pembuatan game edukasi. Mereka antara lain Isidorus Richardius Kuncoro, I Putu Hari Saftana, dan Fikih Yuhada.

Mahathir mengatakan, nota kesepahaman ini akan memperkuat kerja sama yang selama ini terjalin. Mahathir berkata, Teknokrat memang memiliki kepedulian tinggi terhadap penerapan teknologi informasi di dunia pendidikan.

Pengabdian semacam ini, kata dia, akan meningkatkan kualitas pengajaran bagi guru. Juga akan mempermudah siswa dalam menyerap pembelajaran di sekolah.

Mahathir mengapresiasi adanya pelatihan pembuatan game edukasi ini. Sebab, akan memudahkan siswa dalam menyerap pelajaran. Dengan begitu, pengetahuan bisa didapat dengan metode yang menyenangkan.

Dengan demikian, siswa akan mudah menerima materi pembelajaran. Selain itu, mereka didorong terampil menggunakan game edukasi untuk pengembangan keterampilan mereka. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda