Sosialisasi pencegahan stunting. | Dokumentasi

Wartalampung,id, Metro – Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara menggelar sosialisasi penanganan dan pencegahan stunting dengan tema Cegah Stunting Sebelum Wedding, Rabu 1/6/2022 di aula Kelurahan Banjarsari.
Acara tersebut dihadiri oleh pengurus Karang Taruna Banjarsari, calon pengantin, dan Forum Anak Kelurahan Banjarsari. Tujuan dari kegiatan itu sendiri untuk mewujudkan masyarakat sehat jasmani, rohani, dan sosial (waras) khususnya di Banjarsari.
Santi, Ketua Pokja 4 TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kecamatan Metro Utara yang juga narasumber mengatakan, edukasi penting dilakukan sejak dini.
“Edukasi kesehatan, dalam hal ini pencegahan dan penanganan stunting, sangat penting untuk dilakukan. Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan generasi penerus yang sehat,” jelasnya.
Erwin Syarief, Lurah Banjarsari, berharap, masyarakat memahami persoalan stunting secara utuh sehingga akan berdampak pada penanganannya.
“Tentunya persoalan stunting ini harus kita pahami secara utuh dan benar sehingga pada proses penanganannya pun akan benar. Sebab, jika pemahaman terhadap stunting ini salah, bisa jadi penanganannya pun akan salah,” ungkapnya.
Suwanda, Ketua Karang Taruna Banjarsari, berharap pemuda di Banjarsari menjadi pelopor untuk bersama-sama melakukan upaya pencegahan bertambahnya kasus stunting di Banjarsari.
Dari kegiatan ini diharapkan peserta memahami stunting dan pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Selain itu keterlibatan peran dari berbagai lini masyarakat juga penting agar tujuan program pencegahan stunting dapat tercapai.
Untuk diketahui, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan oleh UPTD Puskesmas Banjarsari pada Februari 2022 terdapat 42 anak dalam kategori stunting. Dari jumlah tersebut, tidak satu pun dalam kategori gizi buruk. Hanya 9 orang (21,43%) dalam kategori gizi kurang, sisanya 33 orang (78,57%) dalam kategori gizi baik. []
