Mahasiswa Teknokrat meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa 2022 yang diselenggarakan Kemendikbud Ristek. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kabar menggembirakan datang dari Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) PTS terbaik ASEAN.
Kali ini mahasiswa Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek RI.
Pendanaan tersebut diperoleh dalam bidang penelitian eksakta dengan judul penelitian “Beton Ringan Foam Pasir Vulkanik sebagai Pelat Lantai Rumah Tinggal” yang diketuai Wawan Kurniawan dengan anggota Rendy Pratama, Fahri Aulia Hasbi, Ilham Arga Taqwa. Keempat mahasiswa tersebut dibimbing Rio Aditomo, S.T., M.T., dosen Program Studi S1 Teknik Sipil FTIK UTI.
Rio Aditomo mengatakan, kunci sukses dari lolosnya proposal mereka tidak terlepas dari dukungan kampus Universitas Teknokrat Indonesia dalam melakukan serangkaian kegiatan yang dilakukan agar dapat menunjang pembuatan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Kegiatan tersebut di antaranya sosialisasi, pendampingan, dan review proposal yang dilakukan secara internal melalui divisi Kemahasiswaan Universitas Teknokrat Indonesia yang didukung penuh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni M. Najib Dwi Satria, S.Kom., M.T.
Najib mengatakan, Universitas Teknokrat Indonesia melalui Kemahasiswaan UTI sangat mendukung penuh Program Kreativitas Mahasiswa ini dan menjadi salah satu program prioritas UTI.
Najib juga nenyatakan, persiapan Program Kreativitas. Mahasiswa ini sudah dilaksanakan dari tahun 2021 sehingga proposal yang dikirimkan diharapkan dapat sesuai dengan ketentuan dan panduan.
Adapun prestasi lain dari mahasiswa prestasi ini adalah Endy Pratama dan Ilham Arga Taqwa juara 2 nasional Lomba Jembatan. Sedangkan Wawan Kurniawan juara II nasional fotografi.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. menyambut gembira pencapaian tersebut.
Meski demiian, ia berpesan agar tetap harus dioptimalkan lagi pada tahun berikutnya. Mahathir menyampaikan, bahwa pencapaian ini bisa menjadi awal yang baik dan akan terus dievaluasi kembali sehingga pada tahun berikutnya bisa lebih banyak proposal Program Kreativitas Mahasiswa yang didanai Universitas Teknokrat Indonesia. []
